Menuju Kampus Unggul, Unismuh Luwuk Perkuat Barisan Dosen Doktor

Luwukpost.id -

Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus menjadi fokus utama Universitas Muhammadiyah Luwuk. Dari total 156 dosen yang dimiliki saat ini, Unismuh Luwuk mencatat capaian penting dengan 37 dosen telah menyandang gelar doktor (S3). Capaian ini menjadi indikator kuat komitmen kampus dalam memperkuat mutu akademik dan kualitas lulusan.

Tak berhenti di situ, proses peningkatan kualifikasi dosen masih terus berjalan. Berdasarkan data internal, sebanyak 42 dosen Unismuh Luwuk saat ini tengah menjalani pendidikan doktor di berbagai perguruan tinggi.

Sementara itu, 78 dosen lainnya masih berpendidikan magister (S2) dan menjadi bagian dari potensi besar pengembangan SDM akademik ke depan.

Komposisi ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh tenaga pendidik Unismuh Luwuk telah dan sedang diarahkan menuju kualifikasi tertinggi di dunia akademik. Sebuah langkah strategis yang jarang ditemui di perguruan tinggi swasta daerah.

Kebijakan peningkatan kualifikasi dosen ini berjalan seiring dengan kepemimpinan Dr. Sutrisno K. Djawa. Sejak awal masa jabatannya, ia menempatkan penguatan SDM dosen sebagai prioritas utama pengembangan institusi. Menurutnya, kampus yang besar tidak hanya ditentukan oleh gedung dan fasilitas, tetapi oleh kualitas dosen yang membimbing mahasiswa setiap hari.

Dorongan untuk melanjutkan studi doktor diberikan secara konsisten, baik melalui kebijakan internal kampus maupun dukungan moral dan kelembagaan. Hasilnya kini mulai terlihat nyata. Dari 42 dosen yang sedang menempuh program doktor, sekitar 10 orang diproyeksikan akan menyelesaikan studi pada tahun 2026.

Jika target tersebut tercapai, maka jumlah dosen bergelar doktor di Unismuh Luwuk akan meningkat menjadi 47 orang. Angka ini akan semakin memperkokoh posisi Unismuh Luwuk sebagai salah satu perguruan tinggi swasta dengan kekuatan SDM akademik yang kompetitif di kawasan Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

Peningkatan jumlah doktor berdampak langsung pada kualitas proses pembelajaran. Mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih mendalam, berbasis riset, analisis kritis, dan pendekatan ilmiah yang relevan dengan kebutuhan zaman. Selain itu, produktivitas riset dosen, publikasi ilmiah, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga terus mengalami peningkatan.

Dengan dukungan 156 dosen lintas disiplin ilmu, Unismuh Luwuk membangun ekosistem akademik yang dinamis dan progresif. Kampus ini tidak hanya fokus mencetak lulusan, tetapi juga menyiapkan generasi intelektual yang siap bersaing, beretika, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Perpaduan antara kualitas dosen, nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan, serta suasana akademik yang kondusif menjadikan Unismuh Luwuk semakin diminati masyarakat. Tak sedikit calon mahasiswa yang kini menjadikan Unismuh Luwuk sebagai pilihan utama untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Dengan tren peningkatan doktor yang terus berjalan, Unismuh Luwuk menegaskan diri sebagai kampus masa depan, kampus yang tumbuh dari daerah, namun memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi di luar wilayah. ***

Komentar