Menjaga stabilitas harga kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadan, Perum Bulog Kantor Cabang Luwuk bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai turun langsung melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Simpong, Luwuk. Selasa 24 April 2026.
Pimpinan Cabang (Pincab) Perum Bulog Luwuk, Muhammad Sofiyan Sohilauw, mengungkapkan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan harga kebutuhan bahan pokok secara umum masih relatif stabil. Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, namun masih dalam batas wajar.
Pincab Bulog Muhammad Sofiyan Sohilauw juga memastikan bahwa ketersediaan stok beras dan minyak goreng selama bulan Ramadan dalam kondisi aman. Saat ini, Perum Bulog Kantor Cabang Luwuk memiliki stok beras sebanyak 4.874.419 ton, minyak goreng sebanyak 47.352 liter, serta Minyak Befood Premium sebanyak 17.856 liter. Stok tersebut dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga menjelang Hari Raya Idulfitri tahun 2026. 
Selain itu, Sofiyan juga meninjau ketersediaan beras SPHP di sejumlah kios mitra pengecer. Berdasarkan keterangan salah satu pedagang yang merupakan mitra Perum Bulog, beras SPHP dinilai sangat membantu dalam menjaga stabilitas harga, keterjangkauan, serta ketersediaan beras di pasaran.
“Saat ini tiga ritel modern besar di wilayah Luwuk telah menyediakan beras SPHP. Ia juga memastikan bahwa ritel-ritel tersebut menjual beras SPHP sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 per kemasan 5 kilogram, ” ungkapnya.
Melalui kegiatan pemantauan rutin ini, diharapkan perkembangan harga pasar dan ketersediaan bahan pokok dapat terus terpantau dengan baik, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan maupun lonjakan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.(Adv)

Komentar