Guna Tingkatkan Kesiapsiagaan, BRI Cabang Luwuk Gandeng BPBD Gelar Sosialisasi dan Simulasi Gempa Bumi

Luwukpost.id -

Menyadari pentingnya aspek keselamatan kerja dan mitigasi bencana, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Luwuk menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Bencana Gempa Bumi, pada Selasa (28/04/2026).

Kegiatan yang berpusat di Kantor Cabang BRI Luwuk ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Cabang BRI Luwuk, Bapak Said Salmin, serta diikuti oleh seluruh pekerja kantor cabang, perwakilan unit dalam kota, hingga pekerja dari unit luar kota yang bergabung secara daring melalui koneksi Zoom.

Dalam agenda ini, BRI Cabang Luwuk menghadirkan tim ahli dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai sebagai pemateri utama. Materi disampaikan langsung oleh:
Kristofferson Bode, SE (Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD)
Witantri Solitan, SE (Pemateri)
Serta didampingi oleh anggota Tim Reaksi Cepat (TRC), Adjat Canon dan Rizki Walisah.


Para pemateri memberikan pemahaman mendalam mengenai prosedur penyelamatan diri di lingkungan perkantoran, cara meminimalisir risiko cedera saat terjadi guncangan, hingga pentingnya memahami jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman.

Setelah sesi materi usai, kegiatan dilanjutkan dengan Simulasi Tanggap Darurat. Seluruh pekerja mempraktikkan langsung skenario saat gempa terjadi. Suasana simulasi dibuat sedemikian rupa agar para pekerja mampu bersikap tenang namun sigap dalam melakukan evakuasi mandiri menuju titik kumpul yang telah ditentukan.

Pimpinan BRI Cabang Luwuk, Bapak Said Salmin, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam melindungi aset yang paling berharga, yakni para pekerjanya.

“Luwuk merupakan daerah yang memiliki karakteristik geologis tertentu. Dengan pembekalan dari BPBD ini, kami berharap seluruh insan BRI (BRILian) memiliki kesiapan mental dan fisik. Kesigapan dalam menghadapi bencana bukan hanya untuk keselamatan pribadi, tapi juga untuk memastikan prosedur perlindungan nasabah berjalan maksimal saat situasi darurat,” ujar Said Salmin.

Melalui kolaborasi dengan BPBD ini, BRI Cabang Luwuk berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang tangguh bencana (disaster resilient). Edukasi rutin seperti ini dianggap krusial agar standar operasional prosedur (SOP) keselamatan tidak hanya menjadi dokumen di atas kertas, melainkan keterampilan yang dikuasai oleh setiap pegawai.

Acara ditutup dengan evaluasi hasil simulasi oleh tim TRC BPBD guna memastikan jalur evakuasi dan koordinasi internal BRI sudah sesuai dengan standar keselamatan nasional.

Komentar