Unismuh Luwuk Kembali Berprestasi, Prodi Akuntansi Diganjar Bantuan IPD Rp70,8 Juta

Luwukpost.id -

Kabar membanggakan datang dari Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk. Prodi Akuntansi berhasil lolos dan ditetapkan sebagai penerima Bantuan Inovasi Pembelajaran Digital (IPD) Tahun 2026 dari Kemdiktisaintek (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi).

Kepastian lolosnya Tim Prodi Akuntansi sebagai penerima bantuan IPD tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor I Unismuh Luwuk, Dr. Agung K. Djibran, pada Rabu (10/6/2026).

“Alhamdulillahirrabbil ‘Alamiin. Program Studi Strata Satu (S1) Akuntansi LOLOS/BERHASIL ditetapkan sebagai Penerima Bantuan Inovasi Pembelajaran Digital (IPD) Tahun 2026, berdasarkan hasil penilaian seleksi proposal secara komprehensif yang dilakukan oleh tim evaluator,” ujar Dr. Agung K. Djibran sembari memperlihatkan surat pengumuman tersebut melalui pesan WhatsApp.

Penetapan tersebut tertuang dalam surat pengumuman Nomor 2027/DST/B2/DT.00.02/2026 yang ditandatangani oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan tentang Pengumuman Penerima Program Bantuan Inovasi Pembelajaran Digital Tahun 2026.

Dalam surat itu disebutkan bahwa berdasarkan hasil penilaian komprehensif, daftar perguruan tinggi yang ditetapkan sebagai penerima bantuan tercantum dalam lampiran surat keputusan tersebut.

Untuk menjamin kelancaran, keselarasan, dan efektivitas implementasi program, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan akan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh perguruan tinggi penerima bantuan. Informasi mengenai waktu dan mekanisme pelaksanaan kegiatan akan disampaikan lebih lanjut.

Selain itu, guna mempercepat proses penyusunan dokumen kontrak Tahun Anggaran 2026, seluruh perguruan tinggi penerima bantuan diminta segera melengkapi data dan dokumen kontrak yang diperlukan melalui tautan https://s.id/datakontakipd-2026⁠ paling lambat 19 Juni 2026.

“Kami menyampaikan apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan antusiasme perguruan tinggi dalam mendukung akselerasi transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi. Bagi institusi yang belum berhasil lolos pada seleksi tahun ini, kami berharap dapat kembali berpartisipasi dan berkompetisi pada kesempatan program berikutnya,” demikian bunyi keterangan dalam surat tersebut.

Dr. Agung K. Djibran menjelaskan bahwa bantuan IPD yang diterima Tim Prodi Akuntansi Unismuh Luwuk mencapai Rp70,8 juta.

Ia berharap bantuan yang diberikan kepada Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Luwuk tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan materi pembelajaran digital yang inovatif, meningkatkan kualitas proses pembelajaran, memperluas akses pendidikan, serta memperkuat budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Program Inovasi Pembelajaran Digital (IPD) sendiri diselenggarakan untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan materi dan proses pembelajaran di perguruan tinggi.

“Semoga pelaksanaan Program Bantuan Inovasi Pembelajaran Digital (IPD) yang diperoleh Program Studi Akuntansi dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu Universitas Muhammadiyah Luwuk menuju pembelajaran yang lebih berkualitas, inklusif, unggul, religius, dan berdaya saing global,” harapnya. ***

Komentar