PDAM Dukung SPAM IKK

Luwukpost.id -
Arwin Alimun

LUWUK, LUWUK POST—Direktur PDAM Kabupaten Banggai, Arwin Alimun, mengatakan, pemerintah daerah tengah menyiapkan master plan pembangunan Sistem Pengembangan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kabupaten. “Ini tengah disiapkan,” ujarnya, akhir pekan lalu.

Ia, mengatakan, telah disiapkan dua program untuk mengatasi kesulitan air bersih di kota Luwuk. Program jangka panjang akan dilaksanakan pemerintah daerah, sedang untuk program jangka pendek dilakukan PDAM. Fokus utama PDAM, adalah untuk mengatasi krisis air yang mendesak.

“Untuk jangka panjang disiapkan 15-20 tahun, sudah ada DED (Detail Engineering Design),” ungkapnya.

Untuk mengatasi kesulitan air, pihaknya berusaha membagi air sesuai kebutuhan yang mendesak. “Kami membagi air, agar cukup untuk konsumsi masyarakat,” ujarnya.

Pelanggan PDAM Kabupaten Banggai mengalami peningkatan signfikan. Saat ini sudah sekira 21 ribu pelanggan, dari jumlah 16 ribu pelanggan di tahun 2017.

“Jumlah pelanggan berkembang pesat, sementara kapasitas penyediaan air tidak bertambah, yang dilayani dari sembilan unit dan satu induk,” katanya.

Untuk Luwuk saja, sudah sekira 12 ribu pelanggan. Pelanggan di wilayah ibu kota kabupaten ini, mendapatkan suplai air bersih dari empat sumber, yakni Keles, Batu Tikar, Mangkio, dan Bulakan.

Ia mengatakan, sumber air tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan warga. Hanya saja terkendala faktor topografi, karena perkembangan pemukiman rata–rata ke atas, ke gunung atau melebar. Olehnya itu perlu ada skenario SPAM.

Dua SPAM itu, nantinya berlokasi di Luwuk Selatan dan Luwuk Utara. “Pembangunan SPAM IKK  merupakan program jangka panjang. Butuh waktu sekira 15-20 tahun. Untuk dua SPAM yang sudah dilengkapi reservoir dan water treatment, diperkirakan butuh anggaran 87 miliar. Masing- masing SPAM Luwuk Selatan Rp 46 Miliar, dan SPAM Luwuk Utara  sekira Rp 41 miliar,” katanya.

Sementara untuk Kecamatan Luwuk, dilakukan peningkatan kualitas berupa pembangunan saringan air. “Makanya airnya lumayan  jernih, karena sudah dibangun  saringan air  di mata air Keles,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pembangunan SPAM IKK sudah direncanakan oleh Bappeda dan Dinas PUPR. “PDAM sebagai calon operatornya sangat mendukung upaya pemda ini,” tekannya. (ris)