
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banggai, I Wayan Suartika mengungkapkan data SUPAS 2015, memperlihatkan dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 158 juta, 66 juta diantaranya adalah kelompok umur remaja.
“Remaja sebagai pemilik masa depan perlu diarahkan agar terhindar dari hal-hal negatif. Program GenRe (Generasi Berencana) ini adalah bentuk komitmen BKKBN untuk menghindarkan remaja dari prilaku negative,” ujarnya.
Wayan menuturkan, remaja yang berkualitas adalah remaja yang mempunyai pengetahuan dan sikap yang mencerminkan Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja).
“Ini yang menjadi tagline GenRe. Artinya remaja harus mengatakan tidak pada seks bebas, HIV/AIDS dan NAPZA. Ketika ini bisa dihindari oleh remaja niscaya masa depan mereka akan lebih cerah,” jelasnya.
Seperti diketahui, implementasi program GenRe dilaksanakan di setiap sekolah. Bisa juga pada kelompok mahasiswa atau pun masyarakat di perdesaan. Ada pula Pusat Informasi Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK-RM) yang dilatih menjadi konselor atau pendidik sebaya.
“Duta GenRe ini sudah mempunyai pemahaman dan sikap yang mumpuni tentang remaja dan permasalahanya,” pungkasnya. (adv/bud)
