Banggai Sumbang 2.100 Ton Beras

Luwukpost.id -

LUWUK, LUWUK POST-Hingga memasuki bulan Agustus 2020, Kabupaten Banggai telah menyumbang 2.100 ton beras kepada Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Pusat.

Kepala Divisi Regional Bulog Luwuk, La Ode Suleman Ngkalusa,

La Ode Suleman Ngkalusa

menjelaskan, jika dibanding tahun sebelumnya, tahun ini mengalami penurunan, dikarenakan gagal panen di sejumlah kecamatan.

“Menurut pantauan kami terjadi gagal panen di daerah sentra produksi Kecamatan Toili, Toili barat, Batui dan Moilong akibat hama tikus dan kekurangan air pada saat musim tanam semester 1 kemarin,” tuturnya, Kamis (27/8).

Tetapi menurutnya, gagal panen tersebut tetap akan ditutupi di pelaksanaan panen berikutnya. “Bulog optimis lakukan serap beras maksimal pada periode panen September sampai Oktober nanti,” terangnya.

Dari 23 Kecamatan di Kabupaten Banggai, La Ode mengakui hanya dua Kecamatan saja yang kerap memberikan sumbangan beras terbanyak, yakni Kecamatan Toili dan juga Toili Barat.

Dikutip dari Jawapos.com, meski Roda perekonomian di Indonesia berputar pelan. Tetapi kinerja sektor pertanian dan pangan tetap baik. Serapan beras oleh Perum Bulog mencapai 850.000 ton. Yakni, sekitar 60 persen dari target serapan Bulog tahun ini.

Direktur Utama Bulog Budi Waseso alias Buwas menegaskan bahwa target serapan beras adalah 1,4 juta ton. Angka itu realistis mengingat kondisi lapangan dan jangkauan wilayah panen sekarang. “Saat kondisi panen, Bulog menjamin seluruh wilayah bisa dijangkau oleh satker (satuan kerja) Bulog,” ujarnya Selasa (28/7).

Menurut Buwas, Bulog langsung menugasi direksi untuk mendampingi petani saat Pandeglang, Cilacap, dan Gowa panen. Selain stok cadangan beras, mereka harus memastikan hasil panen terserap. Serapan itu penting untuk menggerakkan perekonomian di tingkat petani sampai pandemi Covid-19 berlalu. (gom)