Saatnya “Mengepung” Kota, Miliaran Rupiah Dikucurkan untuk Infrastruktur

Luwukpost.id -

 

BANGGAI, LUWUK POST— Kota Banggai berbenah. Proyek padat modal diguyur dari Kelurahan Dodung hingga Desa Lampa, Kecamatan Banggai. Dua proyek di antaranya baru digarap kembali secara besar-besaran setelah terakhir kali dibangun belasan tahun lalu.

Proyek-proyek itu, di antaranya pembangunan gedung serbaguna dengan nilai proyek Rp9,5 miliar, peningkatan ruas jalan di kawasan STQ Rp2,9 miliar, pembangunan ruas dalam Kota Banggai Rp7,9 miliar, kemudian pembangunan  jembatan Mampaliasan Rp26,833 miliar.

Khusus jembatan Mampaliasan di Kelurahan Lompio, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut, pantauan Koran ini mulai dikerjakan. Kontraktor telah membangun jembatan alternatif sebelum merobohkan yang lama.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banggai Laut, Basuki Mardiono,  menjelaskan, akan dilakukan uji coba selama dua minggu. “Setelah itu, pembongkaran,” kata dia, Selasa (1/9).

Karena itu, Dinas PUPR terus mengontrol setiap kemajuan pembangunan jalan alternatif. Bahkan, rencananya akan dipasang penerangan jalan. “Di samping kita bangun, kita kontrol terus sampai selesai,” jelas dia.

Basuki menerangkan, jembatan alternatif  mampu memikul beban 3,5 ton. “Kalau yang lebih dari itu, turunkan muat, sehingga memang disediakan tempatnya,” katanya.

Ia menargetkan, jembatan ini berpotensi rampung di akhir tahun 2020. Jika terdapat keterlambatan, dipastikan sebelum STQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Maret mendatang. “Insya Allah STQ kita gunakan,” ujar dia.

Khusus jalan di kawasan STQ atau perkantoran, dilebarkan menjadi dua jalur. Menurut Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Banggai Laut, Muhamad Zain Ahmadi, sekitar 17 tahun ini, infrastruktur jalan di Esteki telah beberapa mengalami perubahan.

Setelah dibangun tahun 2003-2004 dengan panjang 670 meter, rehabilitasi dilakukan pada tahun 2015 di zaman Penjabat Bupati Hidayat Lamakarate. Lebar jalan yang awalnya 5,5 meter, menjadi 6 meter.

Tahun anggaran 2020 di zaman Bupati Wenny Bukamo jalan di kawasan Esteki ditingkatkan lagi. “Dulu termasuk jalan mewah di zamannya,” kata Zain, Kamis (6/8/2020).

Sementara itu, jalan dalam kota juga mulai digarap. Alat berat sejak beberapa pekan lalu telah dikerahka di Kelurahan Dodung, Kecamatan Banggai. Ruas ini menghubungkan wilayah kota dan tujuh di wilayah utara Kabupaten Banggai Laut. (ali)