JEMBATAN Mampaliasan menghubungkan berbagai kepentingan orang banyak. Infrastruktur ini membelah sungai di Kelurahan Lompio, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Banggai Laut, Muhamad Zain Ahmadi, menerangkan, jembatan Mampaliasan dibangun tahun 1994 atau 26 tahun kemudian. Dengan lebar 3,5 meter. “Itu dibangun dulu masih skala kecamatan, sekarang kan sudah kabupaten,” tuturnya, kemarin (1/8).
Zain menceritakan, jembatan Mampaliasan dahulu dibangun dengan konstruksi Australia. Bantalannya berupa baja. Ketika itu, daerah ini masih di bawah pemerintahan Kabupaten Banggai. “Ini yang baru juga sama, tapi lebih lebar ukurannya,” katanya.
Saat pertama kali dibangun, jalan alternatif juga menggunakan batang kelapa. Namun, saat itu dibangun lebih kecil karena menyesuaikan dengan beban. “Waktu itu orang masih jalan kaki,” jelas dia.
Alasan jembatan Mampaliasan dibongkar total karena memang sudah memasuki usia harus dibangun baru. Ukurannya lalu lintas harian rata-rata (LHR). “LHR di situ sudah tidak mampu lagi, sore saja padat,” papar Zain. (ali)





![OL_AMIRUDIN TAMOREKA SILATURAHMI AT-FM DI BANGKEP: Bupati Rais D. Adam, Wakil Bupati Salim J. Tanasa, Ketua DPRD Rusdin Sinaling dan Sekreraris Daerah menyambut kedatangan ATFM di Bangkep, Senin (8/2/2021). [Foto: Rifan/Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/OL_AMIRUDIN-TAMOREKA.jpg)
![ANUGERAH PWI PENGHARGAAN PWI: Bupati Banggai Herwin Yatim saat menerima Anugerah Kebudayaan PWI 2021 bersama 9 bupati/walikota pada puncak peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2021 di Jakarta, Selasa (9/2). [FOTO ISTIMEWA]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/ANUGERAH-PWI.jpeg)