2021 Pemda Banggai Fokus Atasi Banjir Toili

Luwukpost.id -

 

Herwin Yatim

LUWUK, LUWUK POST-Banjir yang melanda Desa Saluan, Kayuku, Karanganyar, Mulyoharjo, Sido Makmur, dan Arga Kencana, menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Tahun 2021 pemerintah akan mengalokasikan anggaran penanggulangan.

Bupati Banggai Herwin Yatim menyatakan, akan memprioritaskan penanganan aliran sungai yang menjadi penyebab banjir, melalui program normalisasi sungai.  “Pemda akan mengalokasikan anggaran tahun 2021 mendatang,” ungkap Bupati Banggai Herwin Yatim, Senin (7/9).

Selain itu, pemerintah provinsi Sulawesi Tengah, melalui  Dinas Sumber Daya Air juga telah mengalokasikan anggaran perbaikan bendungan khusus pembagian air. Tujuannya, dapat mengurangi debit air di sungai Toili.

“Pemprov juga pada tahun anggaran 2021 telah mengalokasikan anggaran yang cukup fantastis untuk pembangunan bendungan baru di desa Arga Kencana. Untuk anggaran APBD Perubahan akan dikerjakan menunggu debit air surut,” pungkas pria yang akan kembali maju pada pilkada 2020 ini, bersama wakilnya Mustar Labolo.

Sementara itu, hujan yang mengguyur sejak Minggu (6/9) hingga Senin (7/9) menyebabkan 384 rumah di wilayah Kecamatan Moilong dan Toili Barat dilaporkan kembali terendam banjir.

Kapolsek Toili Iptu Candra melaporkan, 384 rumah itu terdiri dari 100 rumah di Desa Kamiwangi, Kecamatan Toili Barat dengan ketinggian air mencapai satu meter. Lalu di Desa Karanganyar, Kecamatan Moilong sebanyak 240 rumah dengan ketinggian 50 sentimeter.

Tercatat ada 30 rumah di Dusun Kayuku Desa Toili dan 4 rumah di Desa Saluan, Kecamatan Moilong dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter. “Selain 384 rumah, jalan poros juga ikut terendam,” ungkap Candra, kemarin.

Hujan deras yang mengguyur wilayah itu membuat air sungai Kayuku meluap, lalu merambat ke pemukiman warga. “Sistem drainase juga buruk hingga mengakibatkan banjir,” bebernya.

Aparat TNI-Polri sempat mengevakuasi anak-anak dan lansia ke tempat aman. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, hujan masih mengguyur wilayah itu meski dengan intensitas rendah. “Kami mengimbau warga agar tetap waspada,” kata dia. (bdi/awi)