
Tetapi, Fun Bike “Gowes Sehat” yang digelar Tuturuga Adventure dan Komunitas Anak Bike dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong, tampak dibanjiri peserta.
Bupati Banggai, Herwin Yatim, mengakui hal itu. Beberapa bulan lalu, acara gowes hanya diikuti sekira 800 peserta.
Tetapi kali ini, kegiatan yang didukung penuh oleh JOB Tomori dan Forkopimda itu dihadiri sekira 1400 peserta dari ratusan komunitas sepeda. “Mungkin karena pandemi Covid-19, warga ingin sehat dan makin rajin berolahraga. Salah satunya olahraga sepeda,” kata Herwin Yatim saat memberikan sambutan.
Ia, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas sepeda dan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), serta terselenggara dengan dukungan penuh JOB Tomori, dan dimaksudkan sebagai bagian dari kampanye pencegahan Covid-19 itu, adalah sesuatu yang membanggakan.
“Ini membanggakan. Apalagi negara kita, bahkan dunia sibuk melakukan pencegahan Covid-19. Karena itu, kita perlu mensosialisasikan dan menyadarkan masyarakat kita, betapa pandemi ini harus diatasi bersama, dan dicegah bersama,” ujarnya.
Sejauh ini, kata Bupati, pencegahan Covid-19 di Kabupaten Banggai dilakukan secara bersama dan lintas sektor, sehingga diakui oleh pemerintah pusat.
Tidak saja melibatkan instansi vertikal tetapi juga melibatkan perusahaan swasta hingga pemerintah desa. “Itulah mengapa KemenPAN RB telah menetapkan Kabupaten Banggai sebagai terbaik kedua untuk inovasi pencegahan Covid-19, dalam hal kerja sama lintas sektor. Ini luar biasa sekali. Terima kasih atas seluruh kemampuan yang diberikan (instansi vertikal), maupun swasta untuk masyarakat Kabupaten Banggai,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo, menyemarakkan acara itu dengan dua pantun. Isinya mengajak masyarakat tetap sadar kebersihan, dengan menggiatkan gerakan moral Pinasa. (ris)

