Wajah Lama, Eskalasi Baru

Luwukpost.id -

 

PESTA DEMOKRASI: Deretan alat peraga kampanye bakal calon kepala daerah di Desa Lampa, Kecamatan Banggai. Peserta pilkada 2020, didominasi wajah lama yang terlibat dalam pilkada 2015. [Foto: Alisan/Harian Luwuk Post]
BANGGAI, LUWUK POST-Meski tokoh yang maju dalam pilkada 2020 seperti pada pesta demokrasi sebelumnya, tetapi eskalasi politik dipastikan mengalami perubahan. Menang tipis petahana di pilkada 2015, bisa saja tergerus.

Wenny Bukamo yang bersama Tuty Hamid 2015 lalu, kini berpisah jalan. Tuty menggandeng Richard Manuas berikut gerbong Demokrat yang memainkan peran pemenangan lima tahun lalu. Mohammad Tanjung Pawara yang dulu menjadi lawan Wenny-Tuty, kini membawa NasDem ke gerbong Tuty-Richard.

PKS yang juga mengusung Wenny-Tuty di pilkada 2015 memilih Sofyan Kaepa-Ablit H. Ilyas. Sofyan yang berpasangan dengan TrinLulumba di pilkada 2015 hanya kalah tipis dengan Wenny-Tuty.

Saat itu, ia meraih 9.294 suara  atau 26,82 persen. Sementara Wenny-Tuty 9.970 suara atau 28,77 persen. Disusul Mohammad Tanjung Pawara-Masykur Abdullah 9.272 suara atau 26,72 persen. Sementara MusirMadja-Ahmad Buluan 6.116 atau 17,65 persen.

Wenny-Tuty meraup kemenangan  dari Kecamatan Banggai Utara dengan jumlah suara 1.184. Kemudian Labobo 1.338 suara. Di kecamatan lain, Wenny-Tuty kalah dari pasangan calon lain.

Meski begitu, kemenangan pada Kecamatan Banggai Utara tidak terpaut jauh dengan Tanjung Pawara yang berhasil menggalang 1.046 suara.

Namun, itu tidak membuat Wenny kendur. “Saya sudah berkampanye selama empat tahun,” katanya dalam Musda Golkar Banggai Laut, dua pekan lalu.

Wenny memang membangun infrastruktur secara merata pada tujuh kecamatan. Di Kecamatan Banggai Selatan Ia kalah pada pilkada 2015, tetapi jalan di wilayah itu tetap dibenahi. Kota Banggai yang juga tetap ditata.

Peluang kemenangan Tuty-Richard masih terbuka lebar. Kekuatan antara Tanjung Pawara dan Richard yang menjadi “jenderal lapangan” di kubu Wenny pada 2015 patut diwaspadai.

“Di survei, angkanya beliau cukup tinggi. Peluang untuk terpilih sangat terbuka. Saya perintahkan mereka segera turun ke masyarakat. Menang di Balut itu harga mati, tak bisa ditawar-tawar,” kata Ketua DPW Partai NasDem Sulteng, Atha Mahmud saat menyerahkan dukungan Nasdem kepada Tuty-Richard pada 8 Agustus 2020.

Selain partai politik, Tuty-Richard juga didukung konsultan politik. Hal ini dibenarkan Tanjung Pawara yang ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan, Rabu (9/8).

Tuty juga sebelumnya mengonfirmasi hadirnya konsultan politik.  “Didukung Nasdem dan Demokrat yang militan, didampingi konsultan politik, kami yakin mampu merebut hati masyarakat Banggai Laut,” kata Tuty saat itu. (ali)