
LUWUK, LUWUK POST—Program ambulans dering yang dijanjikan kandidat Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, sejatinya merupakan program yang realistis.
Pengadaan ambulans dering untuk setiap desa itu, dinilai masih bisa ditangani melalui APBD Kabupaten Banggai yang besarnya mencapai Rp 2 triliun.
Selain itu, jika Amirudin Tamoreka memenangkan pilkada, kemungkinan besar program ambulans dering tak akan menemui kendala di Parlemen Lalong. Nantinya jika terpilih, pengusaha sukses asal Toili itu akan mudah membentuk pemerintahan yang kokoh.
Hal ini ditunjang dengan koalisi partai pendukung di kubu Amirudin Amir-Furqanuddin. Koalisi gemuk dengan keterwakilan sekira 14 kursi di DPRD Banggai.
Dengan asumsi satu unit ambulans termurah sekira Rp 200 jutaan, dan yang termahal serta lebih lengkap ada di kisaran harga Rp 600 jutaan, program itu tidak sulit untuk diwujudkan.
Jika diambil harga tengahnya, maka dibutuhkan anggaran sekira Rp 400 juta untuk satu unit ambulans. Untuk memenuhi ketersediaan bagi 291 desa di seluruh Kabupaten Banggai, dibutuhkan sekira Rp 116.400.000.000.
Anggaran sebanyak itu bisa ditangani dalam satu tahun anggaran. Bahkan lebih mudah direalisasikan, untuk rentang waktu masa pemerintahan lima tahun.
Sementara untuk bentuk realisasi keseluruhan dalam rentang satu periode pemerintahan, maka setahun hanya dibutuhkan anggaran sejumlah Rp 23.280.000.000.
Olehnya, banyak kalangan optimistis bahwa program ambulans dering itu mudah direalisasikan. “AT-FM terpilih, program-programnya akan mudah direalisasikan. Mungkin itu juga yang menyebabkan AT-FM berani menjanjikan, bahkan sesumbar akan mundur jika tak berhasil,” tutur salah seorang warga Luwuk.
Program tersebut bisa segera direalisasikan karena AT-FM mendapatkan dukungan lebih dari separuh kursi di Parlemen Lalong. “Koordinasi dengan DPRD akan lebih mudah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Relawan AT-FM Dr. Farid Haluti,MPd, yang dihubungi mengakui, ambulans dering yang diprogramkan kandidat bupati Banggai yang kini mengantongi nomor urut dua itu merupakan program yang realistis.“InsyaAllah bukan program yang muluk–muluk, mudah direalisasikan dan akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. (ris)

![OL FARID HALUTI Ketua Tim Relawan AT-FM, Farid Haluti, dalam kampanye terbatas AT-FM di salah satu wilayah di Kabupaten Banggai, beberapa waktu lalu. [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/01/OL-FARID-HALUTI.jpg)