Kejutan untuk Danrem 132 Tadulako

Luwukpost.id -

Bentuk Soliditas TNI-Polri di Provinsi Sulawesi Tengah  

PALU, LUWUK POST–Pada hari jadi TNI ke-75 tahun, 5 Oktober 2020, Komandan Korem 132 Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf mendapatkan kejutan dari rombongan Wakapolda Sulteng, di rumah jabatan Danrem jalan Suprapto Palu.

Kejutan itu berupa kue ukuran besar dengan lilin khas ulang tahun, lambang TNI dan angka 75. Kue itu pemberian dari Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol. Hery Santoso, atas nama Kepolisian Daerah Sulteng.

Sambutan hangat diberikan Farid Makruf, atas kejutan dan doa yang diberikan. Wakapolda Sulteng mengatakan TNI dan Polri dituntut selalu bersinergi dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul, sehingga kejutan ulang tahun  dilakukan pejabat Polda Sulteng pada pagi ini, adalah bentuk soliditas TNI Polri di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Sinergisitas TNI-Polri terus dilakukan, terlebih negara saat ini diperhadapkan adanya pandemi Covid-19, pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak 2020, dan berbagai permasalahan yang terjadi di Sulawesi Tengah,” ujar Hery.

Secara terpisah, Kapenrem 132 Tadulako, Kapten Inf Jayadi, mengatakan peringatan HUT TNI ke-75 di Sulteng dilaksanakan secara virtual oleh masing-masing kesatuan. “DI Korem ada dilaksanakan, dan Kodim Morowali serta di Poso di Yonif 714,” kata Jayadi.

Jayadi mengatakan, peringatan yang digelar terpusat di Istana Negara secara virtual, dan diikuti Forkompinda seluruh Indonesia, termasuk Forkompimda Sulawesi Tengah.

Upacara yang digelar secara virtual di Aula Songgolangit Korem 132 Tadulako, Senin (5/10) Pukul 10.00 Wita, selain dihadiri Danrem 132 Tadulako, juga turut hadir bersama  Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, serta Forkompimda lainnya.

Upacara dipimpin Presiden Joko Widodo, sebagai inspektur upacara. Disiarkan live di Youtube Sekretariat Presiden.

Tak seperti peringatan di tahun-tahun sebelumnya yang digelar meriah di lokasi terbuka, dengan parade militer dan dihadiri warga, kali ini upacara diawali dengan mengheningkan cipta. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Sapta Marga.(bas)