
LUWUK, LUWUK POST—Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Dr. dr. Anang S Otoluwa, mengakui bahwa ada sekira 8 orang tenaga kesehatan di Kabupaten Banggai yang terpapar Covid-19.
“Kami sudah petakan berdasarkan ruangan-ruangan yang ada di rumah sakit, ada sekira delapan (tenaga kesehatan) terpapar Covid-19,” katanya ditemui di kantornya, sebelum salat Jumat, (16/10).
Kondisi ini menurutnya cukup mengkhawatirkan, karena baru 28 hasil sampel swab yang dikirimkan ke Laboratorium Kesehatan Palu yang diterima, dan hasilnya separuh dari sampel tersebut terkonfirmasi positif.
“Dari 28 hasil swab yang kami terima 16 terkonfirmasi positif. Rinciannya delapan tenaga kesehatan, dan delapan lainnya masyarakat umum,” terangnya.
Mantan Direktur Akper Luwuk ini, mengakui, dari tiga klaster penyebaran Covid-19 yang sebelumnya mengintai daerah ini—klaster tenaga kesehatan, klaster fasilitas perkantoran dan pasar—terjadi peningkatan di klaster tenaga kesehatan. “Sekarang yang meningkat di fasilitas kesehatan, rumah sakit,” tuturnya.
Sementara itu, terkait dengan penutupan layanan sementara di IGD, Anang memastikan pelayanan di IGD tetap akan berjalan sebagaimana mestinya. “Kita sudah rapat tadi untuk antisipasi, terutama IGD. Nanti akan dibuatkan ruang khusus di samping IGD. Sehingga pelayanan IGD tidak terganggu,” paparnya, seraya menjelaskan bahwa teknisnya akan diatur oleh Badan Rumah Sakit Umum Luwuk.
Lalu bagaimana dengan tempat isolasi? Anang, menjelaskan, pihaknya masih mencari hotel yang dapat dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri bagi tenaga kesehatan yang terpapar.
“Tetapi kalau tidak dapat hotel, kami tempatkan di Asrama Diklat BKPSDM,” tuturnya.
Sementara itu, Jubir Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai, mengakui tiga klaster tersebut masih patut diwaspadai, yakni klaster tenaga kesehatan, fasilitas perkantoran, dan pasar. “Sudah lama daerah ini transmisi lokal. Sejak Agustus. Kasus terkonfirmasi tenaga kesehatan ini bagian dari kontak dengan tiga kasus positif di rumah sakit sebelumnya,” paparnya.
Ia mengaku masih menunggu rilis resmi dari Gugus Tugas Provinsi Sulteng.”Saya infokan ya setelah rilis resmi provinsi. Sepertinya akan bertambah,” katanya, Jumat siang (16/10).
Sementara itu, Gugus Tugas COVID-19 Kab. Banggai pertanggal 16 Oktober 2020 melaporkan, suspek 18 orang, probable 0, dan discarded 12 orang. Sementara terkonfirmasi sebanyak 66 orang. Rinciannya 16 kasus baru (isolasi mandiri), 12 kasus lama juga tengah isolasi mandiri, 36 sembuh dan 2 meninggal.
Jubir Covid -19, Nurmasita Datu Adam, menerangkan, 16 kasus baru masing masing 11 dari kecamatan Luwuk, 2 dari Kecamatan Batui, 1 dari Kecamatan Luwuk Selatan, 1 dari Kecamatan Nambo, dan 1 dari Kecamatan Luwuk Utara.
Sementara 12 kasus lama rinciannya, 8 dari Kecamatan Luwuk, 2 dari Kecamaan Luwuk Selatan, 1 dari Kecamatan Luwuk Utara dan 1 kasus dari Kecamatan Masama. (ris)




![FOTO A_YUSRAN DIVAKSIN: Kepala BRSUD Luwuk, dr. Yusran Kasim, termasuk 10 tokoh yang disuntik vaksin Sinovac, di BRSUD Luwuk, Rabu (3/2). [Foto: Haris Ladici/Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/FOTO-A_YUSRAN.jpg)
