LUWUK, LUWUK POST—Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam, mengatakan, dari sejumlah 2570 orang sasaran vaksinasi, lebih dari separuh sudah mendatangi fasilitas kesehatan.
Tercatat sekitar 1945 orang, atau sekira 75,68 persen.
Dari jumlah tersebut, sasaran yang sudah divaksinasi mencapai 1324 orang. “Sebanyak 68,7 persen dari sasaran vaksinasi tahap pertama sudah divaksin. Ada sekitar 282 orang ditunda, yakni mereka yang telah terkonfirmasi positif, punya penyakit komorbid, ibu hamil maupun menyusui,” katanya.
Ia mengatakan, vaksinasi tahap pertama ditargetkan akan selesai pada Senin (8/2). “Tapi, nanti besok dievaluasi kembali, apakah bisa selesai hari ini,” ujarnya, Senin (8/2).
Untuk vaksinasi tahap kedua, akan dilaksanakan pada tanggal 17 Februari mendatang untuk sasaran yang sama.
Sedang vaksinasi ketiga yang diperuntukkan untuk kelompok pemberi layanan publik, akan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang. Kelompok dimaksud adalah ASN, Karyawan BUMN, serta karyawan perkantoran lainnya. Termasuk para wartawan.
“Belum tahu pasti tanggalnya, tapi jadwalnya bulan Maret,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Dr. dr. Anang S Otoluwa, mengatakan, vaksin Sinovac merupakan vaksin yang aman dan halal. Lima hari setelah vaksinasi, ia tidak merasakan gejala pascaimunisasi.
“Alhamduililah aman. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” paparnya sambil tersenyum.
Ia mengakui, vaksin Sinovac tergolong baru, sehingga kemunculannya disambut kekhawatiran. Terutama terkait keamanan dan status halalnya. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya hoaks mengenai keberadaan vaksin tersebut. “Alhamdulillah sampai hari ini setelah beberapa hari divaksin saya tetap sehat,” pungkas Anang. (ris)


![FOTO A_YUSRAN DIVAKSIN: Kepala BRSUD Luwuk, dr. Yusran Kasim, termasuk 10 tokoh yang disuntik vaksin Sinovac, di BRSUD Luwuk, Rabu (3/2). [Foto: Haris Ladici/Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/FOTO-A_YUSRAN.jpg)