Berbagi Sedekah Bantu Warga Kurang Mampu

Luwukpost.id -

LUWUK, LUWUK POST-Dakwah melalui gerakan selama bertahun-tahun terbukti mampu menumbuhkan kesadaran dan kepedulian umat Islam terhadap sesama.

Realitas sosial yang tidak luput dari berbagai persoalan menjadi tanggungjawab bersama. Apalagi Islam sudah mengajarkan kepada umatnya akan pentingnya membantu mereka yang membutuhkan.

Hal inilah yang menjadi dasar bagi tim Berbagi Sedekah (BS) Luwuk untuk terus bergerak dan berbagi kebahagiaan kepada mereka yang kurang mampu.

Tidak hanya fokus di kegiatan berbagi hari Jumat pagi saja, tetapi juga aktif mendatangi warga yang kurang mampu maupun tertimpa musibah di pelosok.

Seperti Made Manake dan Made Sari, pasangan suami istri yang tinggal di Desa Damai Makmur, Kecamatan Nuhon ini mendapat sentuhan bantuan dari BS, karena kehidupannya yang serba kekurangan. Bantuan tersebut mereka berikan bersamaan dengan bantuan  dari komunitas YNCI Luwuk Banggai.

“Beberapa waktu lalu suami istri ini telah menjual rumahnya dan pergi ke Bali untuk mencari kerja, sayangnya mereka tidak berhasil dan kembali lagi, karena sudah tidak memiliki rumah, mereka hanya tinggal di sekitar persawahan,” tutur Koordinator BS, Dedy Harnez Said, Selasa (2/11).

Selain pasangan suami istri tersebut, tim BS juga menyambangi dan memberikan bantuan kepada Sri Wahyuni, wanita paroh baya di Desa Sentral Timur, Kecamatan Toili, yang menderita kanker kulit. “Semoga nenek tersebut bisa diberi ketabahan dan segera diberikan kesembuhan,” harapnya.

Menurut Dedy, masih banyak masyarakat Kabupaten Banggai yang membutuhkan bantuan, apalagi ditengah Pandemi Covid 19.

Ia mengajak siapapun agar hatinya tergerak untuk mencintai sesama dan bersedekah. Komunitas BS juga terbentuk dengan maksud dan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa terdapat hak mereka –yang membutuhkan—di dalam harta kita.

“Kami di sini mengajak masyarakat untuk menyisihkan 2,5 persen pendapatan yang nantinya akan kami kumpulkan dan kemudian akan kami salurkan kepada mereka yang membutuhkan, seperti yatim piatu dan fakir miskin. Karena membuat orang lain tersenyum merupakan keindahan yang abadi, dengan mengulurkan sebagian rezeki sama saja meringankan beban mereka,” ujarnya. (gom)