Mobil Tim Tuty-Richard Penyok

Luwukpost.id -

BANGGAI, LUWUK POST-Mobil milik Ketua DPD Nasdem Banggai Laut, Mohamad Tanjung Pawara, yang digunakan untuk kinerja pemenangan di Pilkada 2020 diduga dilempari batu orang tak dikenal. Wakil Ketua II DPRD itu mendorong pengusutan hingga tuntas.

Anggota tim pemenangan pasangan calon Tuty Hamid-Richard Manuas, Supriyadi Laeba, mengungkapkan, saat ia hendak keluar dari rumah kontrakan konsultan politik Tuty Hamid sekitar pada Sabtu (14/11) pukul 02.00 Wita, terlihat enam orang menggunakan 3 sepeda motor. “Sempat salah seorang memanggil saya dengan sajam (senjata tajam), saya balik masuk ke dalam rumah dan melaporkan kejadian di luar rumh oleh teman yang belum tidur di dalam rumah,” tuturnya.

Berselang beberapa menit, menurut pria yang akrab disapa Adi ini, terdengar suara hantaman dengan bunyi yang keras terhadap bodi mobil berstiker  Tuty-Richard yang mengakibatkan penyok. “Saya dan teman yang belum tidur yang mendengar suara hantaman itu sontak keluar dan mendapati pelaku. Spontan teman saya teriakan pelaku hingga pelaku berlarian dengan mengunakan motor ke arah Puskesmas Banggai,” jelas dia.

Adi kemudian langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Banggai malam itu juga. Salah seorang anggota Polsek Banggai langsung bergerak ke tempat kejadian dan mengambil dokumentasi pada mobil tersebut. “Juga mengambil batu yang dipakai itu,” katanya.

Pada Senin (16/11) siang, Tim INAFIS Polda Sulteng langsung mengidentifikasi mobil dengan nomor polisi DN 301 QC itu, di kediaman Mohamad Tanjung Pawara. Kepada wartawan, Mohamad Tanjung Pawara mengungkapkan, saat itu Supriyadi Laeba dihubungi kerabatnya di Desa Kendek, Kecamatan Banggai Utara.

Rencananya, dari Banggai Supriyadi hendak menuju Desa Kendek menggunakan mobil itu. “Anaknya waktu itu ditelepon karena panas badannya. Jadi harus ke sana malam itu juga,” tuturnya.

Politikus yang akrab disapa Anjung itu menegaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada pihak berwajib. Ia berterima kasih kepada kepolisian yang merespons cepat laporan kejadian. “Kita ingin demokrasi ini berjalan lancar,” tuturnya yang juga ketua Tim Pemenangan Tuty Hamid-Richard Manuas. (ali)