LUWUK, LUWUK POST-Pelaksanaan tahapan kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Banggai tahun 2020, membuka peluang klaster baru Covid-19. Minimnya penerapan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan pengukuran suhu tubuh, menjadi salah satu yang dapat memicu penularan virus mematikan tersebut.
Belakangan, informasi yang beredar bahwa tim kampanye salah satu kandidat terpapar Covid-19. Hal ini cukup menghawatirkan, mengingat kerumunan warga sering terjadi saat kampanye berlangsung.
Terkait hal itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam, memberikan bantahan. Menurutnya, hingga saat ini belum ada klaster pilkada.
“Belum ada klaster pilkada,” ujar Nurmasita Datu Adam, saat dikonfirmasi Harian Luwuk Post, Minggu malam (22/11).
Diketahui, trend penularan Covid-19 di Kabupaten Banggai beberapa minggu terakhir terus menunjukan peningkatan. Hingga Minggu kemarin, kasus positif Covid-19 di daerah ini telah mencapai 227 kasus. Jumlah kasus meninggal akibat Covid-19 juga terus meningkat, yakni mencapai 9 orang. (and)



![FOTO A_YUSRAN DIVAKSIN: Kepala BRSUD Luwuk, dr. Yusran Kasim, termasuk 10 tokoh yang disuntik vaksin Sinovac, di BRSUD Luwuk, Rabu (3/2). [Foto: Haris Ladici/Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/FOTO-A_YUSRAN.jpg)

![vaksin diterima di buol TERIMA VAKSIN: Bupati Buol dr Amirudin Rauf menerima vaksin sinovac, Sabtu (30/1). Selanjutnya vaksinasi di Buol akan dimulai Senin (1/2). [Foto Satgas Covid-19 Buol]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/vaksin-diterima-di-buol.jpg)
