LUWUK, LUWUK POST—Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Banggai, Hasrin Karim, mengakui, Pasar Simpong sudah sulit dibenahi karena Kota Luwuk juga semakin berkembang pesat.
Menurut dia, perlu ada pasar alternatif di Kota Luwuk. “Memang di Luwuk sudah perlu ada tambahan, satu atau dua pasar lagi. Idealnya ada tiga pasar,” katanya, Rabu (13/1).
Senada dengannya, warga Kota Luwuk, menilai salah satu upaya untuk mengatasi kesemrawutan pasar Simpong adalah relokasi maupun memerluas areal pasar Simpong. “Perlu ada relokasi,” kata warga.
Hasrin, mengatakan, Pasar Unjulan tidak mampu menjadi pasar alternatif, karena tidak disukai pedagang. Pedagang lebih suka berjualan di Pasar Simpong karena pasar itu banyak dikunjungi warga. Walaupun di sana, mereka harus berdesak-desakan.
“Kalau pedagang berpikirnya di Pasar Simpong jualan mereka cepat laku, karena Pasar Simpong banyak dikunjungi,” katanya. Jika ada dua atau tiga pasar dalam kota, maka kemacetan arus lalu lintas di pasar Simpong bisa diatasi. “Semisal di daerah Bungin Timur ada pasar sendiri, dan di Tanjung Tuwis ada pasar penyangga. Orang tidak akan sesak di Pasar Simpong. Asal dalam kota,” katanya.
Karena itu, dalam pandangan Hasrin, pembangunan pasar baru dalam Kota Luwuk perlu menjadi perhatian bupati baru ke depannya.
Selain itu, ia mengingatkan, Pasar Sentral yang berlokasi di pusat kota, juga perlu mendapatkan perhatian. Minimal direnovasi dan dijadikan pasar modern. “Ini merupakan pekerjaan rumah bagi kepala daerah ke depannya. Sebab Pasar Sentral terlihat kumuh di dalam kota,” katanya.
Ia menepis renovasi Pasar Sentral yang akan memicu kemacetan di pusat kota.
“Tidak akan memicu kemacetan. Sudah ada desainnya tapi belum sempat dibangun. Dengan desain bertingkat, basement di lantai bawah difungsikan sebagai tempat parkir sehingga tidak akan memicu kemacetan,” pungkasnya.(ris)



![sidak pasar FASILITAS TIDAK MENDUKUNG: Sejumlah aparat gabungan yakni Satpol-PP dan juga TNI saat menegur warga yang tidak menggunakan masker di Pasar Simpong, Senin (8/2). [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/sidak-pasar.jpg)
![JALAN MASUK PASAR JALAN MASUK SEBENARNYA: Sebuah rambu yang menunjukan tempat masuk menuju Pasar Simpong, masih kerap dilanggar oleh pengendara, seperti yang terlihat Rabu (13/1). [Foto: Taufik Basri/Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/01/JALAN-MASUK-PASAR.jpg)

![DISHUB PASAR SIMPONG DIJAGA KETAT: Sejumlah petugas Dinas Perhubungan, Kabupaten Banggai, saat berjaga di pintu masuk Pasar Simpong, Senin (11/1). [Foto: Istimewa]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/01/DISHUB-PASAR-SIMPONG.jpg)