Bantuan Langsung Tunai Tetap Disalurkan

Luwukpost.id -

BANGGAI, LUWUK POST-Pemerintah desa tetap menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) tahun 2021. Penyaluran masih dipatok hingga 12 bulan dalam rancangan APBDes.

Sekretaris Desa Matanga Sudarso Alimun menjabarkan, pihaknya menyalurkan Rp 300 ribu untuk setiap kepala keluarga (KK). Total penerima BLT sebanyak 252 KK. “Tetap 12 bulan,” katanya, Selasa (19/1).

Desa yang terletak di Kecamatan Banggai Selatan itu, menghabiskan Rp 75.600.000 dalam satu bulan untuk BLT, sehingga total dalam satu tahun Rp 907.200.000.  Jumlah penerima BLT hanya separuh dari total 586 KK di Desa Matanga.

Di wilayah lain, BLT juga tetap disalurkan. Besarannya pun sama, yakni Rp 300 ribu per kepala keluarga. “Iya tetap ada BLT,” jelas Camat Banggai, Antony Y. T Hantuma kepada Harian Luwuk Post.

Ia menjelaskan, BLT bersumber dari dana desa (DD). Sebab, alokasi dana desa (ADD) diperuntukan untuk penyelenggaraan pemerintahan desa. “ADD itu untuk ATK, honor-honor perangkat desa mulai dari kepala desa, aparat desa, kepala dusun, posyandu, linmas,” papar dia.

Tahun 2021, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan menggelontorkan dana desa untuk Kabupaten Banggai Laut sebesar Rp 57.128.912.000,  terdapat penambahan Rp 31.478.000 dari tahun sebelumnya.

Meski begitu, alokasi setiap desa ada yang mengalami pengurangan, ada juga yang naik. Desa Sasabobok, Kecamatan Bangkurung misalnya, 2021 Rp 748.796.000, tahun sebelumnya Rp 797.165.000. Karena itu, terdapat penurunan Rp 48.365.000.

Kepala Desa Labuan Kapelak, Husni Ladera, mengakui, total anggaran di desanya mengalami penurunan tahun 2021. Di sisi lain, bantuan langsung tunai masih tetap disalurkan kepada masyarakat tahun ini. Pada 2020, desa di wilayah Kecamatan Banggai Selatan ini mendapatkan dana desa sebesar Rp 821.325.000.

Sementara Desa Panapat, Kecamatan Bokan Kepulauan, tahun 2020 hanya Rp 1.054.757.000, kemudian 2021 menjadi Rp 1.405.530.000, sehingga terdapat tambahan Rp 350.773.000.

Sama halnya dengan Desa Lokotoy. Ibu kota kecamatan Banggai Utara itu mendapat dana desa 2021 sebesar Rp 1.253.473.000, tahun 2020 hanya Rp 911.329.000, sehingga terdapat Rp 342.144.000 tambahan di kas desa. (ali)