PALU, LUWUK POST–Penyaluran bantuan untuk masyarakat Sulawesi Barat yang terdampak gempa bumi, perlu dikoordinasikan agar tepat sasaran. Sejauh ini, pemberian bantuan pribadi bisa langsung melalui lembaga donatur maupun lembaga kemanusiaan. Namun untuk jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) perlu didata.
Sekretaris Kota Palu H Asri, mengatakan bantuan yang terdata akan memudahkan distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Di lokasi pengungsian penyintas korban gempa, memerlukan bantuan yang berbeda tiap jenis. Anak-anak membutuhkan suplemen dan gizi, sementara bayi membutuhkan susu dan wanita membutuhkan bantuan pembalut.
“Untuk semua bantuan sembako termasuk juga untuk kebutuhan perlengkapan kebutuhan wanita dan anak. Perlunya dari setiap OPD dan pihak bank menyampaikan bantuannya tercatat melalui bagian Kesra Kota Palu sehingga bisa diketahui seberapa besar bantuan yang disalurkan,” kata Asri saat memimpin rapat koordinasi penyaluran bantuan untuk provinsi Sulawesi Barat, Selasa (19/1).
Diharapkan bantuan dari Pemkot Palu juga bisa langsung ke tiap shelter pengungsian yang benar-benar krisis dan perlu pertolongan.
Dalam kesempatan tersebut Setda Kota Palu menyampaikan bahwa respon cepat dari Pemkot Palu dengan memberangkatkan dari tim BPBD, pemadam kebakaran, tim medis, dan relawan. (bas)

![05_FOTO_apel awal tahun Pegawai Pemkot Palu saat apel pagi hari pertama masuk kerja di kantor walikota Palu, Senin (4/1). [Foto dok Humas Pemkot Palu]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/01/05_FOTO_apel-awal-tahun.jpg)
![operasi yustisi di cafe BERI IMBAUAN: Satpol PP memberikan imbauan kepada muda-mudi pengunjung café untuk mengindahkan protokol kesehatan. Memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak. [Foto Humas Pemkot Palu]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2020/10/operasi-yustisi-di-cafe-1024x684.jpg)