BANGGAI, LUWUK POST-Anggaran pembangunan bandar udara di Desa Kendek, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, diharapkan terus meningkat. Hal ini agar infrastruktur udara itu secepatnya tuntas.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Laut Aswin Musa mengatakan, anggaran pembangunan bandar udara memang masih tetap seperti sebelumnya, yakni di angka Rp 30,1 miliar. “Oh iya sudah, masih sama,” katanya di kantor bupati Banggai Laut, kemarin.
Ia mengatakan, anggaran itu direalisasikan sebagaimana mestinya tahun anggaran 2021. Penambahan akan ditingkatkan pada tahun 2022.
“Nanti tahun 2022, baru kita tingkatkan lagi,”jelas dia.
Sebelumnya, Bupati Banggai Laut terpilih Sofyan Kaepa menyampaikan pada 25 Januari 2020 Kepala Dinas Perhubungan akan ke Jakarta untuk bertemu dengan Dirjen Perhubungan Udara terkait penambahan landasan pacu bandara menjadi 1.600 meter. Selain itu, usulan anggaran pembangunan lanjutan tiga tahap sebesar Rp 400 miliar akan direalisasikan mulai tahun 2022.
Air bersih juga akan diarahkan ke Desa Kendek untuk memenuhi kebutuhan bandar udara. “Air yang ada di Desa Lambako akan dipasok ke Desa Kendek,” tuturnya di Desa Timbong Kecamatan Banggai Tengah, Senin (18/1). (ali)

![MULAI VAKSINASI MULAI VAKSINASI: Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Banggai Laut dr. Zulkifli Panggato, ME, saat menyampaikan laporan sebelum dimulai pencanangan vaksinas di Puskesmas Banggai, Kamis (4/2). [Foto: Alisan/Harian Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/MULAI-VAKSINASI-1.jpg)
![FOTO BALUT GELOMBANG TINGGI: Gelombang tinggi melanda pesisir Desa Kendek, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, Selasa (2/2). Akibatnya, destinasi wisata Lambangan Pauno harus ditutup dan salah sat rumah warga mengalami kerusakan di bagian dapur. [Foto: Alisan/Harian Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/FOTO-BALUT.jpg)
![SISTEM INFO DAERAH GUNAKAN SIPD: Layar komputer menunjukkan beranda SIPD, aplikasi yang digunakan organisasi perangkat daerah untuk memasukkan belanja, Selasa (2/2). Tahun sebelumnya pemerintah daerah masih menggunakan SIMDA, mulai 2021 telah dialihkan ke SIPD. [Foto: Alisan/Harian Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/02/SISTEM-INFO-DAERAH.jpg)
![James Pinontoan James Pinontoan. [Foto : Rifan/Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/01/James-Pinontoan.jpg)
![SEKOLAH BELUM BUKA SEPI DARI KEGIATAN: SD Negeri Popisi di Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut sepi dari kegiatan belajar mengajar, akhir tahun 2020. Selama pandemi, siswa belajar dari rumah dengan cara guru memberikan tugas atau datang ke rumah siswa. Di SD Negeri Popisi tak semua siswa maupun orangtua memiliki ponsel. [Foto: Alisan/Harian Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/01/SEKOLAH-BELUM-BUKA.jpg)
![PLANG MANGROVE PLANG LARANGAN: Dinas Lingkungan Hidup Banggai Laut memasang plang larangan menebang mangrove di Desa Lokotoy, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, Selasa (26/1). Rencananya pemerintah daerah membangun jalan dari Desa Lokotoy hingga menembus Pantai Oyama. [Foto: Alisan/Harian Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/01/PLANG-MANGROVE.jpg)