
BANGGAI, LUWUK POST-Pelaksanaan Musbaqah Tilawatil Qur’an tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, bergeser dari jadwal sebelumnya. Molornya pelaksanaan diduga berkaitan dengan serapan Anggaran Pendapatan dan Beanja Daerah tahun 2021.
Apabila MTQ dilaksanakan Maret, persiapan harus dipacu saat ini, tetapi hingga saat ini APBD belum terserap sepersenpun.
Penundaan ini dibenarnkan Kepala Bagian Kesra Setda Banggai Laut, Syafrudin R. Sapa. Ia kembali menerangkan, awalnya, kegiataan keagamaan itu bakal akan dilaksanakan pada Maret 2021, tetapi kemungkinan bisa ditunda hingga akhir Mei. “Iya ditunda,” jelas, Senin (25/1).
Menurut dia, lokasi yang akan digunakan saat MTQ dan teknis kegiatan lainnya tidak mengalami perubahan, hanya waktu pelaksanaan yang bergeser. “Kalau tempat tidak berubah,” katanya.
Perubahan jadwal ini telah dikonsultasikan Bagian Kesra kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pelaksana tugas Bupati Banggai Laut Tuty Hamid. “Kalau provinsi tergantung kesiapan daerah,” tuturnya.
Persiapan menyambut MTQ telah dibahas dalam sejumlah pertemuan di internal pemerintah daerah mauoun bersama Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut. Disepakati gedung Balai Pertemuan Umum Ali Hamid menjadi pusat kegiatan.
Sementara sejumlah masjid telah dipersiapkan sebagai lokasi lomba. Begitu pun dengan kebutuhan akomodasi para peserta dari kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. (ali)
