BANGGAI, LUWUK POST-Setelah ditetapkan oleh KPU, DPRD Kabupaten Banggai Laut menggelar sidang paripurna istimewa pengumuman penetapan bupati dan wakil bupati terpilih, Sofyan Kaepa-Ablit H. Ilyas, Rabu (27/1).
Agenda tersebut menindaklanjuti surat Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Sulawesi Tengah agar menyampaikan kepada pimpinan DPRD untuk berkoordinasi dengan KPU kabupaten terkait penetapan pasangan calon terpilih.
Apabila keputusan KPU kabupaten telah diterima DPRD melaksanakan rapat paripurna untuk mengusulkan pengesehan pengangkatan kepala daerah terpilih. “Sekaligus pemberhentian bupati dan wakil bupati masa bakti 2016-2021,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Banggai Laut Mahdiani Bukamo saat memimpin sidang.
Sementara itu, Pelaksana tugas Bupati Banggai Laut Tuty Hamid menyerukan konsolidasi demokrasi setelah pemilihan kepala daerah tahun lalu. “Kalau pilkada masyarakat terkotak-kotak, berkelompok, kelompok, maka mulai saat ini semua sudah seharusnya rukun kembali,” tandasnya.
Ia melanjutkan, kini tidak ada lagi kelompok pasangan calon nomor urut 1, 2, 3, dan 4. Namun, semua pihak harus bersatu kembali mendorong kemajuan daerah. “Merapatkan barisan menuju cita-cita masyarakat Kabupaten Banggai Laut yang lebih maju, berkepribadian, makmur, dan sejahtera,” tuturnya.
Partai, elit, dan kelompok-kelompok politik, kata dia, bertanggung jawab untuk mewujudkan konsolidasi agar pembangunan berlangsung penuh persaudaraan. “Saya mengucapkan selamat kepada saudara Sofyan Kaepa dan saudara Ablit yang hari ini diumumkan sebagai bupati dan wakil bupati terpilih tahun 2020,” ucap Tuty Hamid yang disambut tepuk tangan. (ali)



![OL_foto balut tetapkan APBD TETAPKAN APBD: Pemerintah daerah dan DPRD Banggai Laut saat menetapakan rancangan APBD 2021, Rabu (30/12/2020) malam. Perbaikan pelayanan RSUD Banggai dan kesejahteraan masyarakat diharapkan menjadi perhatian eksekutif. [Foto: Alisan/Harian Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2021/01/OL_foto-balut-tetapkan-APBD.jpg)
![PELABUHAN BANGGAI KONSUMTIF TANPA PRODUKSI: Pelabuhan peti kemas di Banggai, Kabupaten Banggai Laut, yang menampung barang sebelum didistribusi ke luar atau ke dalam daerah, beberapa waktu lalu. Konsumsi rumah tangga di Kabupaten Banggai Laut memdominasi PDRB setiap tahun, tetapi kebutuhan sektor ini mayoritas dipasok dari luar daerah, yang tergambar dari net ekspor yang negatif sebagaimana analisis BPS. [Foto: Alisan/Harian Luwuk Post]](https://luwukpost.id/wp-content/uploads/2020/12/PELABUHAN-BANGGAI.jpg)