
“MPLS dilaksanakan oleh OSIS SMAN 1 Luwuk bekerja sama dengan dewan guru dan staf tata usaha. Siswa baru yang masuk dibagi dalam 6 rombongan belajar IPA dan 2 rombongan belajar IPS,” ujar Ketua OSIS SMAN 1 Luwuk, Fadil Albani.
Terkait bentuk pelaksanaan, ia menjelaskan, kegiatannya berupa pengenalan lingkungan sekolah terhadap siswa baru yang dilakukan secara virtual, mengingat Kabupaten Banggai sedang berada dalam zona merah kasus Covid-19. Ada beberapa materi yang diajarkan seperti, Pola Pengajaran, Wawasan Wiyata Mandala, Pengenalan Lingkungan Sekolah, Program OSIS, dan masih banyak lagi. Selain itu, ada pula lomba vokal solo, baca puisi, dan desain poster.
“Spesial untuk kelahiran Kabupaten Banggai, lagu wajib untuk lomba vokal solo adalah lagu daerah kabupaten banggai. Lombanya kita buat virtual, dimana hasil video dikirimkan untuk dinilai. Jurinya kita ambil dari siswa yang mengerti tentang seni di masing-masing lomba,” imbuh remaja yang akrab disapa Fadil itu.
Fadil menambahkan pula, tujuan dari kegiatan itu adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik yang berkarakter secara maksimal dengan belajar tanpa batasan ruang dan waktu serta mengasah minat dan bakat mereka, agar peserta didik baru bisa mengembangkan kemampuan yang dimiliki, sehingga kedepan dapat dilatih untuk diikutsertakan pada kompetensi resmi mewakili SMAN 1 Luwuk.
“Kendalanya kita kurang berinteraksi langsung dengan adik-adik siswa baru, dan juga pengenalan sekolah hanya melalui gambar yang ditampilkan lewat aplikasi power point. Tidak bisa melihat secara langsung karena keadaan pandemi seperti sekarang,” tutup dia. (abd)
