
“Kita membuat video ini di Sekretariat Zombie, depan Jalan Raya Nambo. Bukan di studio rekaman dengan mixing dan mastering, melainkan dengan kamera smartphone android, jadi sesekali bunyi kendaraan pun ikutan terekam. Apapun kondisinya, tidak ada alasan untuk tidak berkarya,” ujar Pembina ZOMBIE sekaligus pencipta lagu tersebut, Jerry Mahmud.
Perihal makna lagu, Jerry menjelaskan, seperti arti masing-masing dari kata penyusun judul, Balada merupakan sajak sederhana yang mengisahkan cerita rakyat yang mengharukan, kadang-kadang dinyanyikan, kadang-kadang berupa dialog, sedangkan jiwa adalah seluruh kehidupan batin manusia (yang terjadi dari perasaan, pikiran, angan-angan, dan sebagainya) atau bagian yang bukan jasmaniah (immaterial) dari seseorang.

“Dikarenakan lagu ini bukanlah lagu yang mempunyai vokal, melainkan lagu berjenis instrumental, maka ia punya makna yang luas. “Balada Jiwa” didesain untuk menyentuh batin orang-orang yang sedang mengalami berbagai tragedi dalam kehidupannya, entah itu kesedihan, kerinduan, kehilangan dan lain sebagainya” sambung pria yang akrab disapa Jerry itu.
Ia menambahkan, pembuatan susunan bagan musik dari lagu ini memakan sekitar 5 jam. Semuanya berjalan sangat lancar. Untuk proses pembuatannya, lagu ini dikerjakan di sekretariat ZOMBIE, Kecamatan Nambo pada siang sampai sore hari. Pemain gitarnya Jerry sendiri dan pemain recordernya adalah Yusril Djama. Beliau merupakan ketua bidang seni ZOMBIE periode 2021-2024.
“Untuk seniman, kita jangan patah semangat! Gunakan waktu yang ada sekarang ini untuk terus latihan dan yang paling utama adalah tetap semangat dalam berkarya,” tutup dia. (abd)
