
Pencapaian mahasiswa atas nama Prisilia Parindingan semester 5 Prodi Bahasa Inggris (PBI) itu, kini membawa nama kampus hijau UMLB menuju go internasional.
Dirinya mendapatkan tawaran tersebut, berdasarkan beliau mengikuti tes program dari Kemendikbud Ristek hingga lulus mendapatkan tawaran belajar di Korea University.
Dekan FKIP UMLB, Armin Haluti mengatakan, pencapaian salah satu mahasiswa FKIP UMLB khususnya prodi PBI itu, pastinya akan membawa nama baik Kampus Unismuh Luwuk Banggai.
Sehingga dirinya pula mengapresiasi hasil prestasi yang kini diraih oleh mahasiswa tersebut, sebab kata dia, dari pencapaian prestasi itu akan menimbulkan Citra dimata masyarakat.
Yang mana, masyarakat tak perlu ragu lagi dengan memilih FKIP hingga kampus UMLB sebagai tempat mengejar pendidikan.
“Sebab kini kampus hijau atau FKIP saat ini, telah mampu mengeluarkan mahasiswa yang menuju go internasional,” ujar Armin, saat ditemui oleh awak media ini diruang kerjanya. Senin (6/2)
Sambung dia, melihat hasil adanya pencapaian tersebut, dirinya berharap agar kedepannya masih banyak lagi mahasiswa yang berkontribusi untuk menuju go International.
“Prinsipnya jika teman satu bisa, maka teman mahasiswa lainya mampu untuk meraih prestasi-prestasi yang akan datang,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kaprodi PBI UMLB, Mukmin menerangkan, prestasi yang diraih salah satu mahasiswa FKIP UMLB itu, salah satu MoU Kemendikbud Ristek yang bekerja sama antar seluruh Universitiy luar negeri, sehingga menawarkan dan membuka peluang bagi semua kampus dan mahasiswa untuk belajar di luar negeri.
Salah satunya, mahasiswa kampus UMLB khususnya FKIP PBI, sebagaimana diketahui telah memilih belajar di Korea University dengan mengikuti beberapa tes persyaratan.
Alhasil, mahasiswa tersebut, memenuhi syarat kemampuan English Proficiency dengan mengikuti tes dualingo dan mendapat score 115.
“Ini adalah perolehan nilai yang sangat hebat, sebab nilai standar yang ditentukan oleh Kemendikbud Ristek hanya mencapai 100 saja,” ucap dia.
Selain itu, mahasiswa tersebut akan mengikuti program perkuliahan selama satu semester, dan mengikuti mata kuliah yang telah dipilih mahasiswa pada saat mengikuti tes seleksi.
Ia berkata, bahwa sebenarnya ada dua mahasiswa FKIP PBI UMLB yang berhasil mengikuti tawaran tes dari Kemendikbud Ristek, hanya saja satu diantaranya belum memenuhi persyaratan.
Menurut Mukmin, mungkin kali ini pihak perlu lebih meningkatkan strategi lagi, agar lebih banyak lagi mahasiswa yang ‘Go International’.
“Iya sebenarnya dua orang, kedua mahasiswa itu melebihi nilai standar yang ditentukan, mungkin dikarnakan sama-sama mendaftar ditempat yang sama, sehingganya salah satu dari mereka digugurkan, jika strategi kami lalukan ditempat yang berbeda, maka kemungkinan kedua mahasiswa FKIP itu menuju go Internasional,” paparnya. (dat)
