Tower Penguat Jaringan Telkomsel Ancam Keselamatan Warga Bongganan

Luwukpost.id -
Posisi Tower dalam keadaan miring akibat keretakan yang terjadi di bagian pondasi

SALAKAN, LUWUK POST-Cuaca ekstrim yang melanda beberapa wilayah di Indonesia belakangan, termasuk Banggai Kepulauan, menuai kekhwatiran besar bagi warga. Terlebih lagi bagi warga Desa Bongganan, Kecamatan Tinangkung, yang bermukim di sekitar area menara penguat jaringan milik telkomesel.

Warga di sekitar merasa terancam, karena bagian pondasi menara berkaki tunggal yang dibangun beberapa tahun sebelumnya itu, kini sudah retak. Akibatnya, saat angin kencang bertiup, kondisi menara menjadi goyah.

“Kalau angin kencang, kita di sekitar tower tidak ada yang bertahan di dalam rumah. Karena, itu tower goyang sekali. Terus, pondasinya juga sudah pecah. Jadi, sudah tidak kuat,” kata salah seorang warga di sekitar area tower yang enggan disebut namanya.

Dia menuturkan, angin kencang yang terjadi beberapa malam sebelumnya, membuat dia bersama beberapa keluarga lain, di sekitar area tower, terpaksa mengungsi ke rumah keluarga, yang dianggap lebih aman.

Mereka khawatir, tower tersebut tiba-tiba tumbang menimpa rumah mereka, saat dia bersama keluarga sedang berada dalam rumah. Sebab jika itu terjadi, ia yakin pasti ada yang korban.

“Karena itu, satu-satunya cara untuk menghindari ancaman itu, maka kita harus mengungsi ke rumah keluarga, kalau angin kencang. Yang lebih menghawatirkan kalau gempa,” ucapnya.

Sehingga, ia berharap pemerintah setempat tidak menunggu ada pihak yang korban, baru bisa melakukan langkah-langkah serius untuk mengantisipasi terjdinya hal tersebut.

Amatan awak media ini, akibat keretakan yang terjadi di bagian pondasi mengakibatkan posisi tower menjadi miring. Ditambah lagi, tower tersebut tidak dilengkapi dengan Kawat Seling yang berfungsi untuk mengokohkan tower. (Rif)