IKFB Akan Menggelar Event Gropyokan Tikus Masal

Luwukpost.id -

LUWUK, LUWUK POST- Keluarga besar Ikatan Kerukunan Formulator Banggai (IKFB) yang juga bergerak dalam bidang pertanian, akan menggelar event Gropyokan tikus masal pada Rabu, 10 Agustus 2022 mendatang di Desa Mantawa, Kecamatan Toili Barat.

Ketua IKFB Toili Barat, Hamka mengatakan, turut prihatin atas kendala yang dialami petani-petani terhadap hama tikus. Pasalnya,  kehadiran maupun serangan tikus dapat menyebabkan kegagalan panen mencapai 60-80 persen.

Gropyokan sendiri merupakan salah satu tehnik pengendalian hama tikus di areal persawahan dengan memburunya secara langsung.

Sambung Hamka, event ini turut melibatkan Aparat Desa, Tokoh Adat, Gapoktan, BPP dan seluruh masyarakat desa wilayah yang berdampak serangan hama tikus.

“Alhamdulillah, mereka terbilang antusias dalam pelaksanaan kegiatan ini, sehingga besar hati kami, kegiatan ini bisa menjadi budaya agar meminimalisir serangan hama tikus yang sangat meresahkan,” ujar Hamka dalam keterangannya melalui pesan singkat WatshApp, kepada awak media ini, Minggu (7/8)

Dia mengatakan, bahwa kegiatan ini bukan pertama kali dilakukan, melainkan telah dilakukan beberapa kali, namun hanya melibatkan 50 petani saja.

Sementara, pada Rabu 10 Agustus mendatang, pihaknya akan menargetkan kurang lebih 400 orang dalam kegiatan Gropyokan tikus.

Menurut Hamka, awalnya kegiatan ini akan dilakukan bertepatan momen memperingati hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Hanya saja, serangan tikus dimusim kali ini terbilang cukup meresahkan hingga membuat potensi gagal panen terhadap tanaman padi.

“Maka kegiatan ini, kami majukan pada Rabu 10 Agustus 2022, harapan kami momen ini bisa menjadi penyambutan hari Kemerdekaan, Merdeka Negeriku, Makmur Petaniku,”tuturnya.

Selain itu, tambah Hamka, setiap peserta yang akan mengikuti Gropyokan tikus tentunya akan membentuk kelompok, diantaranya terdiri dari 10-15 orang.

Menariknya, bagi peserta yang berhasil menangkap hama tikus dengan jumlah terbanyak, maka kelompok tersebut yang akan dinyatakan pemenang.

“Hadiahnya pun berbagai macam, seperti alat kebutuhan rumah tangga tempat makan dan minum (Alakadarnya, red), itu, guna menambah semangat dan memeriahkan acara dalam menyambut momen hari kemerdekaan,”ucapnya.

Dia menambahkan, agar kegiatan Gropyokan tikus bisa lebih maksimal, maka kegiatan ini kerap dilakukan saat musim tanam bulan Juni 2022 dan dipertengahan musim, dimana musim tersebut merupakan masa vegatatif tanaman padi sawah.

“Diwaktu-waktu inilah serangan hama tikus sangat luar biasa, sehingga kami memutuskan untuk mengambil langkah pencegahan, sedia payung sebelum hujan,”cetusnya.

Sebagai informasi, IKFB merupakan wadah atau ruang diskusi dalam ruang lingkup pertanian, dimana para anggotanya terdiri dari penyuluh swasta yang berada di Kabupaten Banggai.

Selain itu, mempunyai misi sebagai garda terdepan untuk mensejahterakan dan memajukan dunia pertanian. (dat)