Luwuk (LuwukPost.id) — Tampil sederhana dengan baluran busana muslimah, dr. Fifi Mutiah hadir didampingi sang suami Irjen. Pol (Purn) Drs. M. Anang Suhardi MH pada malam silahturahmi bersama sejumlah awak media Kabupaten Banggai, bertempat di kafe Ruang Rasa, Kota Luwuk, Kamis (3/8/2023).
Memperkenalkan diri sebagai Caleg DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah (Dapil Sulteng) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dr. Fifi Mutiah mulai memaparkan visi misi dan keinginan dasarnya yang mendorongnya maju sebagai Caleg DPR RI pada Pileg 2024.
Sebagai sosok yang mempunyai latar belakang pekerjaan sebagai dokter. Dirinya pun mengawali mempresentasikan visi misi dalam penyelesaian sejumlah persoalan kesehatan di Propinsi Sulteng.
“Belum pernah ada keterwakilan Aleg dari Dapil Sulteng di Komisi 9 DPR RI, dan itu sangat mempengaruhi kebijakan-kebijakan dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Propinsi Sulteng. Sangat tertinggal jika dibandingkan dengan propinsi lainnya di pulau sulawesi,” sebutnya.
Lebih lanjut diutarakan ibu dari dua anak yang juga berprofesi sebagai dokter ini, bahwa persoalan Stunting di Indonesia khususnya di Propinsi Sulawesi Tengah masih menjadi momok di dunia kesehatan. Dimana Propinsi Sulteng yang notabene kaya akan hasil laut justru menempati peringkat ke tujuh sebagai Propinsi dengan prevelansi Balita Stunting tertinggi di Indonesia Tahun 2022.
“Untuk itu dalam giat kunjungan pada 13 Kabupaten/kota di Wilayah Sulteng juga dibarengi sejumlah agenda kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, sunatan masal dan sosialisasi Stunting,” akunya.
Selain itu, dr Fifi juga siap mendorong pemerataan tenaga kesehatan dan peningkatan pelayanan kesehatan BPJS. Diantaranya, akan memperjuangkan kehadiran RSUD Tipe A di beberapa kabupaten/kota di Sulteng.
Tak menunggu untuk duduk di parlemen Senayan, dr Fifi telah memulai mengabdikan diri membantu masyarakat melalui bidang kesehatan, dengan membuka pelayanan konsultasi kesehatan gratis melalui hotline call 081935681731 “Warunk Dokter Fifi Mutiah Jakarta”.
Keinginan untuk maju sebagai Caleg telah muncul sejak 10 tahun lalu, jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Vice Secretary ILUNI Fakuktas Kedokteran Universitas Indonesia.
Dan untuk fokus dalam menyerap aspirasi serta bentuk pengabdian diri di Sulteng, sejak beberapa tahun lalu, dr Fifi telah menetap di Kota Palu.
Pada sesi tanya jawab, dr Fifi juga mengungkapkan alasannya sehingga memilih menjadi kader PKS.
Dari kaca mata sebagai tenaga kesehatan, dirinya menolak RUU Kesehatan sebagaimana yang disuarakan PKS beberapa waktu lalu sebelum disahkan menjadi Undang-undang.
“Saya bersama beberapa teman-teman seprofesi setuju dengan PKS yang menolak RUU Kesehatan khususnya penghapusan mandatory Spending untuk kesehatan. Pengeluaran Wajib penting agar ada jaminan harga kesehatan yang dapat teralokasi secara adil dalam rangka menjamin peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” jelasnya.
Bukan hanya berkutat pada persoalan kesehatan, pada kesempatan itu juga, dr Fifi dengan mantap menyatakan dukungan terhadap aspirasi masyarakat Banggai tentang Daerah Otonom Baru (DOB) Sulawesi Timur.
“Jika memang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Banggai dan Kabupaten lainnya yang tergabung dalam rancangan DOB Sultim, maka harus di dukung,” ungkapnya.
Masih dalam kesempatan itu, Ketua DPD PKS Banggai, Rahmat Ilahi Mustajab yang hadir bersama Aleg DPRD Banggai H. Iswan Kurnia Hasan Lc., M.A mengaku optimis dr.Fifi dapat melenggang mulus menuju senayan.
Alasannya, cukup beragam, disamping siap secara lahir batin, dr Fifi dianggap cakap dan tuntas dalam menawarkan konsep-konsep teknis untuk menyelesaikan sejumlah persoalan kesehatan di Propinsi Sulawesi Tengah. (Mjd)
