Rapat Bersama Luhut Pandjaitan, Gubernur Minta Jalan Nasional Diperlebar

Luwukpost.id -

PALU, LUWUK POST.id – Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura meminta kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan agar jalan nasional yang berada di Bahadopi, Kabupaten Morowali agar diperlebar.

Hal itu tersebut disampaikan Gubernur Rusdy saat mengikuti rapat koordinasi secara virtual dalam rangkaian kegiatan reformasi tata kelola industri smelter di Kabupaten Morowali, pada Senin (15/2024).

Dalam mengikuti rapat yang dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Gubernur Rusdy turut didampingi Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, Pj. Bupati Buol Muchlis, Pj. Bupati Morowali Rahmansyah Ismail, Pj. Bupati Parigi Moutong Richard A. Djanggola, Kadis Nakertrans Arnold Firdaus, serta Karo Hukum Adiman.

Lanjut, dalam penjelasannya kepada Luhut pandjaitan Rudy mengungkapkan banyaknya tenaga kerja di kawasan industri, menyebabkan jalan nasional yang berada di Bahodopi selalu macet. “Hal ini terjadi karena menumpuknya jumlah kendaraan (berjubel) melebihi kapasitas jalan.”

Fenomena itu menjadi pemandangan umum yang sering dijumpai setiap hari, khususnya saat berangkat kerja di pagi hari atau ketika pulang kerja di sore hari.

la pun meminta kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, agar jalan nasional tersebut diperlebar untuk mengurai kemacetan dan memberikan rasa nyaman bagi tenaga kerja.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang terus menciptakan ekosistem investasi yang ramah.

Menanggapi kondisi jalan, Menko Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan akan membicarakan dengan Menteri PUPR untuk segera melebarkan jalan nasional yang dimaksud.

Turut hadir  Menteri Ketenaga Kerjaan, Menteri Industri, Panglima TNI, Kapolri, Kapolda Sulteng, Danrem 132/Tadulako. (*/Mjd)