LUWUK, ( luwukpost.id ) – Menilik peluang kandidat pemenang pada pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Tahun 2024, secara general peluang kemenangan calon sangat bergantung pada sejumlah faktor. Antara lain : rekam jejak, popularitas, dukungan politik serta strategi kampenya.
Hal itu diungkapkan pengamat poltik daerah yang juga akademisi di Kabupaten Banggai, Andi Hartati kepada Luwuk Post beberapa waktu lalu. Berdasarkan pertimbangan itu, ia menyebutkkan bahwa semua paslon Cabup dan Cawabup kontestan Pilkada Banggai mempunyai peluang yang sama.
“Dalam hal ini kita tidak bisa memposisikan mana lawan tangguh dan lemah. Karena baik ketiga calon bupati (Amirudin, Herwin dan Sulianti) memiliki peta kekuatan dan kelemahan masing-masing,” tandas Hartati.
Semuanya, kata Hartati, tergantung kemampuan calon untuk memahami karakteristik dan preferensi pemilih saat ini, yang berkaitan dengan isu-isu lokal dan kebutuhan mendesak masyarakat. Diantaranya isu ekonomi, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.
Ia mempetakan, misalnya cabup Herwin Yatim dimana jejak pembangungan daerah atas sejumlah program masa perioderisasinya, yakni program kebersihan “Pinasa” serta naiknya grade klasifikasi daerah Kabupaten Banggai menjadi grade A akan senantiasa membekas.
Begitupun dengan Amirudin, yang dikenal masyarakat dengan program “Satu Juta Satu Perkarangan” dan laju pembangunan serta peningkatan PAD Kabupaten Banggai dimasa kepemimpinannya.
“Lumrah, jika dalam keseharian ketika masyarakat sering membandingkan antara bupati lama dengan yang baru bahkan dengan pendatang baru. Ini sudah merupakan catatan tersendiri bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Banggai,” terangnya.
Mengenai Sulianti Murad. Walau belum pernah menjabat Jabatan di pemerintahan, lanjut Hartati, akan tetapi pribadi Anti sapaanya telah lebih dahulu popular di mata masyarakat atas kedermawanan, seperti dengan hibah pembangunan RS non pemerintah (Rumah Sakit Muhammadiyah) di kawasan reklamasi teluk lalong.
“Jika meramalkan head to head antara petahana Herwin Yatim versus Amirudin, tentunya kalangan ASN dan masyarakat Kota Luwuk lebih mengetahui baik dan buruknya, hal ini berbeda jika kedua petahana tersebut di perhadapkan langsung dengan Sulianti Murad,” tandasnya.
Anti Murad lebih bebas berkreasi dan tidak terikat dengan rekam jejak kepemimpinan pemerintahan. Untuk itu satu sisi bisa dinilai sebagai poros pembawa perubahan yang lebih baik, di satu sisi mengundang pesimistis.
Popularitas yang tinggi dan citra positif di mata masyarakat menjadi keuntungan signifikan, apalagi diperkuat dengan dukungan partai dan jaringan sosial.
Hartati menjelaskan, sebenarnya propabilitas Pilkada Banggai belum dapat di analisa secara lebih mendalam, sebab belum pastinya kandidat siapa saja yang telah mendapat rekomendasi dari partai. Karena partai sebagai syarat mutlak bagi calon untuk bisa dikatakan fix dikatakan seseorang masuk dalam kontestasi pilkada.
Hanya saja, sebut Hartati, jika sebagai analisa awal, berdasarkan aktivitas ketiga Cabup yang telah mendaftarkan diri untuk mendapatkan rekomendasi partai, petahana sebenarnya memiliki kekuatan jejaring birokrasi sampai di tingkat desa.
Akan tetapi menjadi ambigu, jika melihat pengalaman pilkada sebelumnya, dimana petahana tidak dapat memaksimalkan mesin birokrasi (walau secara aturan salah) untuk digunakan sebagai “kartu as” penentu kemenangan sehingga dikalahkan the new comer alias pendatang baru.
Peran Cawabup pada peningkatan suara elektoral //
Selain pertimbangan yang telah disebutkan, Hartati juga menggaris bawahi hal penting lainnya, mengenai pengaruh Cawabup untuk mendongkrak perolehan suara Pilkada.
Sampai saat ini popularitas sejumlah kandidat bakal Cawabup yang muncul beredar di masyarakat, tokoh daerah seperti, Samsulbahri Mang, dan Furqanudin masih dianggap memberikan pengaruh kuat dan signifikan menambah peluang perolehan suara.
Menutup penjelasannya, Hartati menegaskan, bahwa hal tersebut sangat berbeda jika Analisa atau membedah peluang kemenangan, jika menilainya dari kesiapan cost politik dari masing-masing paslon Cabup Pilkada Banggai.(*/Mjd)
Pilkada Banggai 2024, Pengamat : Semuanya berpeluang
Luwukpost.id -
