LUWUK, ( luwukpost.id ) – Bupati Banggai Amirudin, MM, AIFO menekankan pentingnya penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK). Hal ini disampaikan Bupati Amirudin saat menggelar penyusunan GDPK yang digagas Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KB-P3A), Rabu (3/7).
“Penyusunan GDPK yang mencerminkan kondisi lokal. Ini dimulai dari tahap penyiapan yang meliputi kegiatan kajian teknis, inventarisasi aspirasi, dan informasi sektoral. Tahap ini kemudian dimatangkan melalui konsensus yang hasilnya dirumuskan dalam dokumen resmi GDPK,”kata Amrudin. Kabupaten Banggai dengan jumlah penduduk yang besar dan karakteristik dan berbeda-beda perlu terus dimonitor dan ditetapkan sebagai peta acuan sampai ke level terbawah, karena sangat berpengaruh terhadap pembangunan.
Amirudin menyebutkan, bahwa Dokumen GDPK Lima Pilar Kabupaten/Kota akan menjadi panduan operasional dalam menangani berbagai persoalan kependudukan, dengan memperhatikan arah kebijakan dan strategi pembangunan kependudukan Nasional dan Provinsi. Lebih lanjut Amirudin menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang indikator-indikator yang harus diperhatikan serta sasaran yang harus dicapai dalam kurun waktu lima tahun mendatang.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang indikator dan sasaran yang harus dicapai dalam kurun waktu lima tahun mendatang sehingga setiap pemangku kebijakan dapat mengimplementasikan, tidak hanya tentang penyelesaian rancangan sesuai format tetapi juga dapat meningkatkan kualitas rancangan,” jelas Amirudin. (rls)
