HADIAH ULANG TAHUN DARI PRESIDEN

Luwukpost.id -

 

 

 

Oleh: Anang S. Otoluwa

 

KEMARIN, tanggal 21 Januari, saya berulang tahun. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ulang tahun kali terasa lebih istimewa. Tahun ini saya mendapat hadiah ultah dari Presiden Prabowo. Hebatnya, berita itu disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan, pas sehari sebelum ulang tahun saya. Hadiah istimewa itu adalah Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).

Senang sekali rasanya mendapat hadiah ini. Paket PKG untuk orang seusia saya sangat lengkap, meliputi tes fungsi jantung, hati, ginjal, serta skrining untuk penyakit pembunuh utama seperti stroke, DM, kanker paru, bahkan kanker usus besar.

Kalau dirupiahkan, berapa total hadiah yang saya dapatkan dari Presiden? Iseng-iseng saya cek daftar harga di Labkesda. Setelah saya hitung, totalnya bisa di atas 1 jutaan. Di laboratorium lain mungkin bisa lebih mahal. Jadi, siapa yang tak senang? Apalagi, hingga saat ini, medical check up (MCU) itu belum ditanggung BPJS.

Sayangnya, tanggal 6 Januari lalu, saya sudah terlanjur melakukan MCU. Jadi, saya belum bisa memanfaatkan layanan yang dihadiahkan Presiden ini.

Tapi tidak apa-apa, yang penting hasil pemeriksaan saya menggembirakan. Ginjal, hati, dan paru saya berfungsi normal. Kadar gula darah, bahkan HbA1c juga bagus.

Hal yang merisaukan saya hanya kadar kolesterol total dan LDL (low density lipoprotein) yang tinggi. Meski belum melonjak jauh di atas normal, tapi ini sudah harus diwaspadai. Kadar kolesterol total dan LDL adalah faktor risiko terjadinya serangan jantung maupun stroke.

Maka, buru-buru saya membandingkan dengan hasil pemeriksaan tahun sebelumnya. Dibanding data pemeriksaan 18 Oktober 2023, ternyata kolesterol total saya malah naik sedikit. LDL sudah turun, tapi belum mencapai batas normal.

Saya penasaran. Apa yang membuat kedua indikator ini belum juga normal? Padahal saya sudah cukup mengatur pola makan. Juga sudah rajin berolah raga, khususnya jalan atau lari pagi. Hampir tiap hari langkah saya melewati 8.000. Begitu juga lari, kini saya bisa berlari non stop 5 km dengan waktu tempuh 36 menit.

Karena itu, saya lalu memeriksakan kadar lemak perut (viseral), massa otot, massa tulang, dan laju metabolisme. Ternyata, meskipun indeks masa tubuh (IMT) saya normal, tapi lemak perut sudah masuk kategori waspada. Demikian pula, massa otot saya ternyata rendah. Paralel dengan hasil itu, laju metabolisme tubuh saya tergolong lambat.

Parameter inilah yang kemudian mengantarkan saya pada kesimpulan, biang kerok semua ini adalah massa otot yang kurang. Sel otot adalah tempat metabolisme yang penting. Jika jumlahnya sedikit, maka metabolisme akan melambat. Karenanya kelebihan lemak dalam darah tidak maksimal dikonversi menjadi energi.

Maka, saya kini mulai fokus pada latihan untuk meningkatkan massa otot. Secara kebetulan, itu masuk pada anjuran resolusi hidup sehat versi Kementrian Kesehatan. Ya, sudah sebulan ini saya masuk keanggotaan gym.

***

Itulah gambaran manfaat pemeriksaan kesehatan. Ringkasnya, pertama; kita akan tahu faktor risiko penyakit, sehingga bisa segera mengoreksinya. Kedua, kita bisa mendeteksi lebih dini jika sudah ada bibit penyakit, sehingga penyakitnya tidak masuk stadium lanjut. Jika pemeriksaan kita lakukan tiap tahun, kita bisa tahu tren kesehatan kita.

Manfaat inilah yang akan dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia mulai Februari 2025 ini. Setiap berulang tahun, kita diberi hadiah pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Saya yakin ini akan disambut gembira oleh kita semua. Hasil survei Kompas tanggal 20 Januari membuktikan itu. PKG di saat ulang tahun, adalah program 100 Hari Pertama pemerintahan Prabowo/Gibran yang memberikan kepuasan tertinggi kepada masyarakat Indonesia.

Saya lalu teringat doa yg selalu disampaikan saat ada yang berulang tahun. Semoga kita terus *sehat*, *umur panjang*, dan *bahagia*.

Kini doa yang melangit itu terasa membumi. Dengan adanya PKG ini, doa konseptual itu menjadi lebih operasional. Selain berdoa, ada upaya nyata yang kita lakukan untuk terus sehat.

Kalau kita sehat, insha Allah kita akan umur panjang. Dan bila kedua hal tadi tercapai, bonusnya kita akan bahagia. Semoga. ***

Komentar