Mahasiswa KKN Unismuh Luwuk Banggai Diminta Wujudkan 25 Program

Luwukpost.id -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Mobilisasi Berkemajuan (KKN-MB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai diminta untuk merancang lebih dari 20 program pemberdayaan masyarakat selama pelaksanaan KKN.

“Iya, harus lebih, minimal 20-25 program,” ujar Ketua LP3M Unismuh Luwuk Banggai, Risno Mina,SH.,MH, Sabtu (25/1).

Menurut Risno, mahasiswa harus memanfaatkan hasil observasi tiga hari untuk menyusun program yang relevan. Dengan anggota per posko mencapai 14-15 orang, ia menilai jumlah program yang terlalu sedikit akan membuat waktu KKN tidak efektif.

“Kalau hanya belasan program, waktu pelaksanaan masih panjang, dan dikhawatirkan mereka lebih banyak bersantai daripada menjalankan program pemberdayaan,” katanya.

Risno menegaskan bahwa banyaknya program tidak hanya mendukung keberhasilan KKN, tetapi juga memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

Program yang dilaksanakan bisa disesuaikan dengan bidang keilmuan mahasiswa, seperti keagamaan, kesenian, olahraga, hingga kegiatan tematik, termasuk Program Kampung Iklim (Proklim).

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk segera menggelar seminar desa setelah observasi, sesuai jadwal yang ditentukan.

Beberapa posko diketahui telah melaksanakan seminar terkait program KKN mereka.

“Diharapkan mahasiswa yang lain segera menyusul. Paling lambat seminar dilaksanakan besok (Minggu, red),” ujar Risno.

Setelah seminar selesai, mahasiswa akan fokus pada pelaksanaan program selama satu bulan penuh. ***

Komentar