Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Gorontalo melaksanakan “Studi Tiru” di Kabupaten Banggai.
Dalam Studi Tiru kali ini, MKKS Provinsi Gorontalo turut berkolaborasi atau berkerjasama dengan MKKS Kabupaten Banggai, Provinsi Sulteng.
Rombongan MKKS Provinsi Gorontalo terdiri dari sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) dan para Guru. Mereka berasal dari perwakilan 19 SMA yang ada di Provinsi Gorontalo.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Luwuk, Drs. Ardi, M.M mengatakan dirinya turut memberikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan Studi Tiru yang dilakukan oleh MKKS Provinsi Gorontalo.
Di mana pelaksanaan Studi Tiru ini dipusatkan atau berlangsung di SMA Negeri 1 Luwuk, sebagaimana menjadi percontohan serta pembelajaran guna peningkatan dunia pendidikan.
Tim MKKS Provinsi Gorontalo juga berkesempatan mengunjungi Pusat Konservasi Maleo PT Donggi-Senoro LNG DSLNG), yang menjadi fasilitas konservasi burung endemik Sulawesi yaitu burung maleo yang disebut dengan nama ilmiah Macrocephalon maleo.
Fasilitas konservasi tersebut dikelola langsung oleh perusahaan perusahaan pengolahan gas alam cair DS- LNG di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
“Pada hari kedua rombongan MKKS mendapat edukasi tentang karakteristik burung Maleo yang berada di PT DSLNG. Dalam kunjungan ini turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan SMA dan DIKSUS Dikbud Provinsi Gorontalo, Sintje Ladji,” kata Ardi yang juga pengurus MKKS Kabupaten Banggai.
Atas penerimaan kunjungan ini, Ardi turut mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak PT DS-LNG yang telah menerima dan menyambut kehadiran MKKS Provinsi Gorontalo serta pemerintah daerah yang telah meminjamkan fasilitas dua bis.
Disamping itu, kata Ardi, rombongan MKKS Provinsi Gorontalo dikabarkan bakal mengunjungi salah satu spot wisata yang berada di Kabupaten Banggai Kepulauan yakni Telaga Paisupok.
“Usai kunjungan di Konservasi Maleo, sesuai jadwal mereka bakal berkunjung di Paisupok.
Setelah itu, mereka bakal kembali ke Provinsi Gorontalo lewat pelabuhan Kecamatan Pagimana, Banggai, pada Kamis, 30 Januari 2025. (dat)

Komentar