Pemda Bangkep Gandeng Perusahaan Asal China Kembangkan Bisnis Olahan Kelapa

Luwukpost.id -

Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) jajaki Kerjasama bisnis dengan Zhejiang FreeNow Food Co., Ltd atau PT. FreeNow asal China yang berfokus pada produk olahan makanan berbahan dasar kelapa seperti santan dan air kelapa. Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu pemain utama di pasar global dan berkomitmen mengoptimalkan sumber daya alam dan memberikan nilai tambah di tingkat lokal maupun internasional. PT FreeNow sendiri diketahui berdiri tahun 2015 dan berbasis di Guangdong China.

Pj. Bupati Banggai Kepulauan, Ihsan Basir, melihat secara langsung proses produksi dari buah kelapa menjadi beberapa produk minuman sehat. “Saya juga berbagi pengetahuan dengan CEO sekaligus founder perusahaan FreeNow Mr. Zhang Kai, Karena soal lidah Indonesia, saya menyapa beliau dengan Mr. Chang,” katanya beberapa waktu lalu.

Dari pertukaran informasi ini, kata Bupati Bangkep itu, diketahui bahwa PT. FreeNow memiliki 4 pabrik berbasis produk kelapa. Di Zhejiang 2 pabrik dan Hainan 2 pabrik. Produksi total produk berbasis minuman kelapa mereka tahun yang lalu sebesar 840.000 ton per tahun dan saat ini bertambah line menjadi 1 juta ton per tahun. “Saya mendapat kesempatan berkunjung dan meninjau langsung pabrik berbasis produk kelapa tersebut di kota Tongsiang, Provinsi Zhejiang yang berjarak 40 menit perjalanan dengan mobil ke Shanghai. Saat berkunjung di pabrik tersebut, kami dijelaskan terkait produk yang dihasilkan dari kelapa,” ungkapnya.

Dari website resmi Pemda Bangkep juga diketahui, bahwa PT. FreeNow memiliki lebih dari 200.000 terminal dengan kapasitas produksi mencapai 450.000 ton. Perusahaan ini juga memiliki lebih dari 30 orang profesional yang berfokus pada penelitian dan pengembangan. Dalam produksinya, FreeNow juga memastikan menggunakan bahan baku berkualitas tinggi dengan mengelola rantai industri kelapa secara terintegrasi, bekerjasama dengan perkebunan kelapa di Thailand, Vietnam, Hainan China dan Indonesia.

Sebagaimana diketahui, kelapa mengandung air, protein dan lemak yang menyediakan banyak nutrisi. Gula alami dari kelapa misalnya, dapat di konsumsi bagi para individu dengan toleransi pada loktosa sangat rendah. Diantara minuman yang berasal dari tumbuhan, lanjut Bupati Ihsan, PT. FreeNow fokus pada tumbuhan kelapa. Industri yang berbasis kelapa, pada prinsipnya memang sedikit ketinggalan zaman. “Akan tetapi PT. FreeNow sebagaimana yang kami lihat, mendayagunakan air kelapa sebagai starting poin industrinya, dengan menciptakan minuman dengan pola baru dari buah kelapa,” paparnya.

Sementara, dalam sambutannya di acara seremonial penyambutan, Mr. Chang menegaskan untuk mengajak Kabupaten Banggai Kepulauan untuk dapat secara bersama masuk dalam lingkungan bisnis berbasis minuman kelapa ini. Hadir pada acara tersebut, hampir semua petinggi perusahaan, termasuk pemimpin Kabupaten Tongsiang, dan beberapa tokoh berpengaruh di kota tersebut. Saat ini berdasarkan Statistic yang dipaparkan, susu kental dari buah kelapa telah menjadi top selling product di China. Setidaknya produk tersebut telah masuk sekitar 80% di kafe kafe dan rumah teh di China serta 200.000 lebih outlet terminal stores yang telah memilih bekerja sama dengan PT. FreeNow secara meluas di China. Saat melihat proses produksi di pabrik tersebut. “kami melihat bagaimana 1 masin dapat memproduksi sekitar 60 ton per jam,” tambah Ihsan.

Kerjasama strategis antara PT. FreeNow dan Pemda Bangkep ini telah resmi terjalin sejak 24 Desember 2024 lalu guna memanfaatkan potensi kelapa lokal di Banggai Kepulauan. Kerjasama ini meliputi peningkatan produksi dan pengolahan kelapa sekaligus memberdayakan petani lokal melalui pelatihan dan insentif. Langkah ini tidak sekedar dapat memperkuat rantai pasokan berkualitas tinggi, tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian daerah serta menjadikan Bangkep sebagai pusat pengolahan kelapa unggulan di Indonesia. (*)

Komentar