Rektor Univeristas Tompotika (Untika) Luwuk, Taufik Bidullah, secara resmi menutup kegiatan seminar Kabupaten KKN-PPM angkatan ke-XXXII Tahun Akademik 2025.
Penutupan seminar Kabupaten itu, dihadiri Bupati Banggai Laut yang diwakili oleh Plt Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Abd Rasid Pandei; berlangsung di Gedung Serba Guna H. M. Ali Hamid, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Laut, pada Sabtu, 31 Mei 2025.
Penutupan seminar Kabupaten merupakan rangkaian tanda berakhirnya kegiatan KKN-PPM, sekaligus memaparkan hasil realisasi Program Kerja (Proker) serta menutup program dan melakukan penarikan mahasiswa untuk kembali ke Universitas (Kampus, red).
Di bawah kepemimpinan, Taufik Bidullah, kampus ber almamater biru itu sukses merealisasikan sebanyak 639 Program Kerja (Proker) di Kabupaten Banggai Laut.
Ratusan Proker ini merupakan jumlah total secara keseluruhan dari hasil realisasi capaian KKN-PPM Untika Luwuk di masing-masing Desa maupun pada lima Kecamatan.
Rektor berpendapat jika setiap program pemberdayaan itu menelan anggaran belasan juta yang kemudian dikonversikan ke nilai mata uang.
“Maka bisa diperkirakan ada sekitar miliaran lebih uang yang beredar di Kabupaten Banggai Laut selama sebulan,”serunya.
Rektor menilai capaian 639 Proker ini sangat begitu luar biasa, dirinya berharap dengan apa yang telah dilakukan oleh mahasiswa selama sebulan, dapat memberikan manfaat secara luas dan berkelanjutan.
Tetapi banyak dan tidaknya program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-PPM bukanlah menjadi tolak ukur suksesnya kegiatan.
“Tetapi kesuksesan itu dinilai atas kolaborasi dan kerjasama antar pemerintah, desa maupun masyarakat. Di mana pada pelaksanaannya, mahasiswa hanyalah sebagai stimulan, pemantik serta menitip pesan yang kemudian bisa dijadikan program keberlanjutan bagi masyarakat itu sendiri,” terang Rektor.
Di sisi lain, Rektor menegaskan bahwa secara moral kedekatan Untika adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Kabupaten Banggai Laut. Alasannya, kampus ini berdiri sebagai jawaban dari keinginan masyarakat Banggai bersaudara. 
“Maka, kami harus kembali. Ini adalah tanggung jawab moral kami,” tegas Taufik dalam pidatonya.
Diakhir sambutannya, Rektor sekali lagi mengungkapkan rasa terimakasih atas pemerintah Kabupaten Banggai Laut beserta jajarannya baik pemerintah Kecamatan, Desa maupun masyarakat yang sudah menerima dan menjadi wadah bagi mahasiswa sebagai tempat pembelajaran.
“Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya, apabila selama masa KKN terdapat hal-hal kurang berkenan atau komunikasi yang kurang lancar,” ungkapnya.
Mewakili Bupati Banggai Laut, Plt. Asisten II Pembangunan dan Ekonomi, Abd Rasid Pandei, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran mahasiswa KKN-PPM Untika.
KKN merupakan suatu pengabdian yang tak lepas dari dunia pendidikan, kesehatan, kewirausahaan maupun peningkatan fasilitas desa yang pada khususnya telah memberikan dampak positif baik pemerintah Kabupaten dan masyarakat.
“Kami percaya bahwa pengalaman adik-adik mahasiswa yang diperoleh selama melaksanakan KKN akan menjadi kesan berharga dalam perjalanan teman-teman semua,” ujar Rasid, yang juga Kepala Bappeda Banggai Laut itu.
Rasid mengatakan kegiatan hari ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, namun justru perjalanan ini masih panjang, sebab masih banyak masyarakat yang menunggu pengabdian adik-adik mahasiswa.
“Sebagai calon pemimpin, inspirator, inovatif dan agen pembawa perubahan,” terangnya.
Mewakili pemerintah, Rasid juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa KKN terdapat berbagai kekurangan dan ketidaknyamanan yang mungkin saja tidak sesuai dengan karakter.
Hari ini kata Rasid, Kabupaten Banggai Laut, tengah memasuki usia 11 tahun atau jalan 12 tahun. “Oleh karena itu, masih banyak hal yang perlu dibutuhkan dalam meningkatkan kesejahteraan daeran ini,” tutupnya.
Sementara itu dalam pelaksanaan seminar Kabupaten tampak berlangsung lancar dan penuh khidmah. Usai mengikuti berbagai rangkaian kegiatan penutupan dan penarikan secara resmi, Rektor bersama rombongan dan ratusan mahasiswa bergegas menuju pelabuhan Kabupaten Banggai Laut.
Sekitar pukul 14.30 WITA, mahasiswa KKN-PPM bertolak ke Luwuk Banggai, dengan menggunakan akses Kapal dalam perjalanannya. Rektor bersama rombongan dan mahasiswa tiba di pelabuhan rakyat, kota Luwuk, Banggai, pada pukul 22.15 WITA. ***

Komentar