
Roji berhasil mengalahkan sejumlah peserta dari berbagai Kabupaten se-Sulteng yang ikut dalam ajang bergengsi tersebut. “Senang bisa menang, terimakasih kepada Kepsek, guru dan pelatih yang sudah membimbing, selama disana saya rutin berlatih dan optimis hingga bisa menang,” tuturnya Senin (2/8).
Selaku pelatih yang enggan disebut namanya mengakui, Roji memiliki potensi dan semangat yang luar biasa, dan selalu maksimal dalam pelatihan. “Adik Roji rutin laihan pagi dan sore selama di Palu,” tutur pria dari perguruan Inkanas tersebut.
Guru pendamping, Miftah Faridl juga menuturkan Roji orangnya disiplin dan cepat paham apa yang telah diajarkan. Menuutnya, SMKN 2 Luwuk selalu mendukung apa yang menjadi potensi dan bakat siswa dalam olahragam seperti karate, voli dan bulu tangkis. “Siswa SMKN 2 yang ke Provinsi sudah beberapa, kalau karate sudah yang ke tiga kali,” ungkapnya.
Kepsek SMKN 2 Luwuk, I Nyoman Lendra mengaku, kemenangan ini tentu tidak lepas dari peran pendamping, pelatih dan juga kesiapan dari atlit itu sendiri, terlebih juga suport dari orang tua yang sangat mestui, merespon baik. “Saat mengetahui adik Roji wakili Banggai, teman kepala sekolah memberi suport, Kacabdis juga memberi pesan untuk selalu jaga kesehatan selama di tempat perlombaan, dan beliau mengaku bersyukur, meski pandemi tidak menurunkan semangat siswa SMKN 2 Luwuk dalam berlomba,” tuturnya.
Setelah meraih juara, Roji berencana akan lanjut ke tingkat Nasional di bulan Agustus, namun dengan tetap melihat situasi karena masih dalam pandemi covid 19. “Kabid PSMK Sulteng berpesan agar KOSN dan FLS2N di anggarkan, agar bisa mempersiapkan kontingen kedepan, sementara Kadis Provinsi juga memberikan apresiasi kepada kami,” ungkapnya.
Adapun atas keberhasilan tersebut, SMKN 2 Luwuk memberi reward kepada Roji dengan menggratiskan iuran sekolah selama satu tahun. Kemudian baik fasilitas, baik pakaian dan lainnya baik tingkat provinsi dan Nasional telah disiapkan mereka. (gom)
