Hasil Survei LP3M Unismuh Luwuk : Dua Kecamatan di Bangkep jadi Titik Lokasi KKN-MB Angkatan Ke-38

Luwukpost.id -

BANGKEP — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk melalui Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) melaksanakan survei dan koordinasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Berkemajuan (KKN-MB) angkatan-38 di dua Kecamatan.

Adapun dua wilayah tersebut yakni Kecamatan Buko dan Kecamatan Buko Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan. Pelaksanaan KKN-MB dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2025.

Kegiatan survei dilakukan oleh dua tim dari LP3M. Tim pertama diterima langsung oleh Plt. Sekretaris Kecamatan Buko, Apria Mombilia, SE, bersama jajaran pemerintah Kecamatan dan perwakilan dari 13 desa yang menyatakan kesediaannya menjadi lokasi KKN.

Dalam sambutannya, Apria menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Unismuh Luwuk atas kesediaannya menempatkan mahasiswa KKN di wilayahnya. Ia berharap mahasiswa dapat bersinergi dengan pemerintah Kecamatan dan desa, terutama dalam program pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat membawa ide-ide kreatif untuk mendorong pengembangan potensi desa dan menjadi mitra aktif dalam kegiatan masyarakat,”ujarnya.

Adapun sebanyak 13 desa di Kecamatan Buko yang siap menerima mahasiswa KKN adalah: Okulo, Tatendeng, Leme-Leme Darat, Leme-Leme Bungin, Malanggong, Tataba, Labasiano, Olusi, Peling Lalomo, Lalengan, Batangono, Talas-Talas, dan Paisubatu.

Sementara itu, tim kedua LP3M diterima oleh Camat Buko Selatan, Hamka Kumali, SH, yang juga memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan KKN MB di wilayahnya. Ia berharap mahasiswa yang akan ditempatkan nantinya dapat bekerja sama erat dengan aparat desa untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal.

Adapun 11 desa di Kecamatan Buko Selatan yang akan menjadi lokasi KKN MB antara lain: Seano, Labangun, Sapelang, Apal, Lumbi-Lumbia, Landonan Bebeau, Palapat, Tatabau, Lelang Matamaling, dan Kambani.

Ketua LP3M Unismuh Luwuk, Risno Mina, mengatakan bahwa hasil koordinasi yang dilakukan berjalan lancar dan penuh kehangatan. Dia berharap, kolaborasi yang terjalin antara pihak kampus dan pemerintah daerah ini dapat memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan KKN-MB serta mendorong kemajuan desa-desa yang menjadi lokasi pengabdian.

“Kami mengapresiasi sambutan hangat dari pemerintah Kecamatan dan desa. Ini menjadi semangat awal yang baik dalam menyukseskan KKN-MB sebagai wujud nyata kontribusi kampus terhadap masyarakat,”ujar Risno. *

Komentar