Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, Dr. Sutrisno K Djawa, menegaskan pentingnya peran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam menyukseskan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-38.
Hal ini disampaikan Rektor dalam kegiatan “Training of Trainer” (ToT) DPL KKN, di Aula Pasca Sarjana Unismuh Luwuk, pada Jumat, 11 Juli 2025.
Rektor meminta para DPL membimbing mahasiswa agar mampu melahirkan program-program yang berdampak luas, bagi masyarakat maupun perguruan tinggi.
“Ini bukan sekadar pendampingan administratif. DPL harus memastikan mahasiswa KKN menghasilkan program yang relevan, berkelanjutan, dan menyentuh kebutuhan masyarakat desa,” ujar Rektor.
Kebijakan tersebut merujuk pada arahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui program Perguruan Tinggi Berdampak, yang mendorong kampus lebih terlibat aktif dalam menyelesaikan persoalan di akar rumput.
Tak hanya soal pendampingan lapangan, komitmen DPL juga dituntut dalam aspek akademik. Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh Luwuk, Risno Mina, juga menekankan pentingnya kontribusi ilmiah dari kegiatan KKN.
Setiap DPL, menurut Risno, harus membimbing mahasiswa dalam menyusun artikel pengabdian yang dapat dipublikasikan di jurnal ilmiah terakreditasi. Publikasi itu menjadi bagian dari luaran akademik yang mendongkrak kualitas dan rekognisi institusi.
“Kami harapkan DPL tak hanya mendampingi secara teknis, tetapi juga mendorong lahirnya karya tulis ilmiah. Ini penting agar hasil KKN tidak berhenti di desa, tapi juga berdampak ke dunia akademik,” ujarnya.
KKN Angkatan ke-38 Unismuh Luwuk dijadwalkan akan dilaksanakan di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan, dengan fokus pada program tematik berbasis potensi lokal dan keberlanjutan. ***

Komentar