Asruli (49), warga Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Pria yang akrab disapa Ruli ini mengaku merasakan langsung manfaat besar program tersebut saat ibunya menjalani pengobatan serius.
Sebagai peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sejak tahun 2014, Ruli mengungkapkan bahwa ibunya yang terdaftar sebagai peserta mandiri (PBPU) kelas III, baru pertama kali menggunakan JKN setelah lima tahun menjadi peserta.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan. Tiba-tiba di bulan November 2024, ibu saya sakit dan dirujuk ke rumah sakit di luar kota. Di saat itulah saya benar-benar merasakan manfaat JKN karena seluruh biaya pengobatannya ditanggung,” ujar Ruli.
Ia menjelaskan bahwa ibunya didiagnosis mengalami gangguan tulang belakang dan benjolan di leher. Setelah menjalani operasi, kondisi sang ibu kini berangsur membaik dan telah kembali ke rumah untuk pemulihan.
“Selama proses itu semuanya gratis, tanpa saya mengeluarkan biaya sama sekali, cukup mengandalkan JKN,” kata Ruli. Ia menambahkan bahwa meskipun ibunya terdaftar di kelas III, pelayanan yang diterima sangat maksimal, tanpa ada perbedaan perlakuan. “Pelayanannya sudah serasa seperti VIP.”
Ruli melanjutkan, manfaat JKN tidak hanya dirasakan pada kasus ibunya. Sebelumnya, ia juga telah memanfaatkan program ini untuk biaya persalinan istrinya dan operasi empedu anak keduanya. Menurut Ruli, kualitas pelayanan JKN telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Ruli berharap kualitas layanan yang sudah baik ini dapat terus ditingkatkan agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. “Karena dengan adanya pelayanan yang luar biasa, saya yakin banyak masyarakat juga akan semakin nyaman dan memilih untuk menggunakan JKN,” pungkasnya.(*)

Komentar