Sebanyak 65 KK di Kabupaten Banggai menerima bantuan Program Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banggai, Rudi K Bullah, mengingatkan agar bantuan tersebut dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan yang diusulkan.
“Hal ini ditandai dengan penandatanganan fakta integritas dari masing-masing penerima maupun pendampingan Dinsos dalam mengawasi realisasi program tersebut,” ujarnya Rudi, dalam laporan peresmian bantuan UEP, di Kantor Bupati Banggai pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Sebelumnya ia menjelaskan bahwa penerima bantuan UEP ini berdasarkan usulan Dinsos Kabupaten Banggai pada Dinsos Provinsi Sulawesi Tengah. Usulan tersebut membuahkan hasil dan mendapat jatah penerima sebanyak 65 KK.
Setiap penerima UEP akan mendapatkan bantuan nilai sebesar Rp10 juta. Dana itu cair di rekening masing-masing melalui Bank Sulteng. Rudi menegaskan setiap penggunaannya akan mendapat pengawasan langsung dari pihak Dinsos yang telah dibentuk.
Sehingga Rudi meminta agar setiap kebutuhan yang digunakan benar-benar dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan. Demikian dalam pertanggungjawabannya, setiap item belanja dibuatkan nota belanja sehingga dapat dipertanggungjawabkan.
Hal itu dikatakan agar menjaga tidak terjadinya penggunaan bantuan yang tepat. Pasalnya beberapa daerah yang memiliki pengalaman sama, justru malah terlibat resiko pun konsekuensi hukum atau Pidana.
“Maka dari itu ini hanya sekedar pengingat, walaupun mungkin nilainya di mata bapak atau ibu terbilang kecil. Tetapi diharapkan dapat dipertanggungjawabkan. Dan bisa mendorong ekonomi usaha para penerima bantuan,” tukasnya.
Di hadapan para penerima UEP, Rudi pula meminta dukungan terhadap program yang sama yang akan dijalankan oleh Dinsos kedepannya, lewat program data ekonomi nasional.
Menurut dia, Juknis program tersebut telah ada, bahkan sudah dibahas bersama bidang hukum. Semoga di tahun 2026 bisa berjalan dengan lancar.
“Tujuan kami adalah bisa terbantu, terarah dalam memberikan bantuan. Kemudian dapat menekan angka kemiskinan,” ucapnya.
Sasarannya kata Rudi, untuk menghindari terjadinya kerentanan miskin ekstrim serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Mudah-mudahan tujuan kami seperti apa yang dicanangkan oleh Bupati-Wakil Bupati Banggai, bahwa daerah maupun penduduknya harus sejahtera,” tandasnya. (asw)

Komentar