Prof. Agusalim: Sinergitas dan Inovasi Jadi Kunci Swasembada Pangan

Luwukpost.id -

Guru Besar Bidang Konservasi Tanah dan Air, Fakultas Pertanian, Univeristas Pancha Bakti, Prof. Dr. Ir. Agusalim Masulili, MP, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Hal ini ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam Kuliah Umum bertema “Sinergitas dan Inovasi Teknologi Pertanian Menuju Swasembada Pangan Kabupaten Banggai”, yang digelar di Universitas Tompotika Luwuk, Senin, 15 September 2025.

Menurut Prof. Agusalim, pangan merupakan kebutuhan paling mendasar yang menentukan keberlangsungan hidup bangsa. Karena itu, swasembada pangan bukan sekadar isu pertanian, melainkan pondasi kedaulatan negara.

“Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa swasembada pangan adalah salah satu pilar utama kedaulatan bangsa. Negara tidak akan stabil bila rakyatnya kekurangan pangan, karena masalah perut bisa berdampak pada sosial hingga politik,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebuah negara dapat dikatakan mencapai swasembada pangan apabila rasio produksi terhadap konsumsi sama dengan atau lebih dari satu. Artinya, kebutuhan pangan masyarakat bisa dipenuhi dari produksi dalam negeri.

“Untuk mencapai itu, kita membutuhkan dua hal penting: sinergitas dan inovasi. Sinergitas berarti adanya kerjasama antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Sementara inovasi adalah kemampuan kita menghadirkan terobosan baru dalam produksi pangan,” jelasnya.

Prof. Agusalim juga menekankan pentingnya gizi seimbang bagi generasi muda. Menurutnya, kualitas pangan yang baik akan memengaruhi kesehatan fisik, pikiran, dan jiwa seseorang.

“Kesehatan tidak hanya fisik, tetapi juga pikiran dan jiwa. Dan semuanya sangat bergantung pada asupan gizi yang seimbang,” tambahnya.

Ia berpesan kepada mahasiswa Universitas Tompotika Luwuk agar terus menanamkan semangat belajar dan mengembangkan keahlian yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.

“Adik-adik adalah calon pemimpin masa depan. Mulai hari ini, tanamkan dalam diri bahwa ilmu yang kalian peroleh harus bisa menjadi bekal dalam mendukung kemandirian pangan bangsa,” ucapnya. ***

Komentar