UPTD Puskesmas Simpong, Kabupaten Banggai menorehkan prestasi membanggakan setelah ditunjuk sebagai salah satu dari 142 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Indonesia yang menjadi percontohan (piloting) untuk pengembangan program Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) Insentif oleh BPJS Kesehatan.
Penghargaan ini didasarkan pada capaian kinerja Puskesmas Simpong dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Kepala UPTD Puskesmas Simpong, Sumiatry Yanti Emping, SKM, mengungkapkan bahwa Puskesmasnya menjadi piloting dalam skema pemberian insentif finansial berdasarkan tiga indikator kinerja utama, yakni: Angka Kontak, Rasio Rujukan Rawat Jalan Kasus Non Spesialistik, dan Rasio Prolanis Terkendali. 
“Sistem ini telah berjalan enam bulan, dan Alhamdulillah dalam upaya ini kami mampu mencapai target yang ditetapkan, yaitu 110 persen,” ujar Sumiatry dengan bangga pada Selasa (30/9/2025) setelah menerima piagam penghargaan.
Menurut Sumiarti, optimalisasi capaian KBK ini sangat penting karena berfungsi untuk meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas.
“KBK dapat mendorong FKTP agar meningkatkan kualitas pelayanan yang komprehensif, promotif, preventif, dan kuratif sesuai standar,” tegasnya.
Penunjukan Puskesmas Simpong sebagai percontohan KBK Insentif ini menunjukkan pengakuan nasional terhadap kualitas pelayanan yang telah diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Banggai.(Asw)

Komentar