ASN Banggai Ngantor Pakai Motor

Ajakan Sekab Menuai Dukungan untuk Efisiensi BBM

Luwukpost.id -

Jajaran pejabat hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemkab Banggai bakal beralih menggunakan sepeda motor saat ke kantor. Menariknya, ajakan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Banggai, Ramli Tongko ini justru menuai dukungan positif dari berbagai kalangan terutama ASN.

Sejumlah pejabat di tingkat kecamatan menyatakan kesiapan mereka mendukung gerakan penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut sebagai bentuk efisiensi energi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai.

Camat Batui Selatan, Faidil Akbar Dg. Pasau, menegaskan dukungannya terhadap kampanye ini. Menurutnya, menggunakan kendaraan roda dua dari rumah menuju kantor bukanlah sebuah beban. Ia bahkan merefleksikan gerakan ini dengan perjuangan masa sekolahnya yang jauh lebih menantang.

“Saya selaku Camat Batui Selatan siap mendukung campaign naik motor ke kantor. Ini bukan hal berat,” ungkap Faidil membandingkan perjalanan hidup saat sekolah yang harus jalan kaki sejauh 7 kilometer dan tetap tiba tepat waktu pukul 07.00 pagi.

Dukungan serupa datang dari Camat Masama, Hidayat Dulu. Ia menilai langkah yang diinisiasi Sekab Banggai sangat rasional demi menekan konsumsi BBM. Senada dengan Faidil, Hidayat juga mengenang masa sekolahnya yang harus menempuh jarak 10 kilometer setiap hari, sehingga beralih ke motor dianggap sebagai langkah kecil yang penuh manfaat.

Sebelumnya, Sekab Banggai Ramli Tongko mengajak para aparatur sipil negara (ASN) mulai menggunakan roda dua minimal dua hari dalam sepekan. “Ya, paling tidak hari Kamis atau Jumat lah kita naik motor. Setidaknya mengurangi konsumsi BBM jika dibandingkan dengan menggunakan mobil,” ujar Ramli kepada Luwuk Post, pada Rabu pekan lalu.

Ramli menegaskan pentingnya keteladanan dari jajaran pimpinan. Penggunaan motor dinilai lebih efektif menghemat cadangan energi daerah dan ruang parkir dibandingkan kendaraan roda empat.

Menariknya, Ramli sebenarnya sempat memikirkan penggunaan sepeda sebagai opsi paling ramah lingkungan. Namun, ia mempertimbangkan faktor geografis perkantoran di kawasan Halimun yang memiliki medan tanjakan curam.

Gerakan ini diharapkan mampu menciptakan budaya baru di lingkungan Pemkab Banggai. Melalui kesadaran kolektif yang dimulai dari para pejabat dan staf, langkah kecil ini diharapkan berkontribusi pada program penghematan energi nasional yang berkelanjutan. (AP)

Komentar