Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kabupaten Banggai resmi membuka kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Digital Marketing dan Manajemen Keuangan Bagi Pelaku Usaha Mikro Angkatan I Tahun 2026 dengan mengusung tema “Go Digital dan Cerdas Finansial: Strategi Meningkatkan Penjualan dan Mengelola Keuangan Usaha Mikro”.
Kegiatan yang berlangsung pada 6–8 Mei 2026 di Hotel Swiss Bellin Luwuk ini diikuti oleh 30 pelaku usaha mikro dari berbagai kecamatan di Banggai. Program ini diprakarsai Diskop UKM sebagai upaya mendorong pelaku usaha lokal naik kelas, melek teknologi, serta mampu mengelola keuangan secara lebih terstruktur.
Membacakan sambutan tertulis Bupati Banggai, Sekretaris Daerah Ramli Tongko menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah strategis menghadapi era digital. “Pola konsumsi masyarakat telah bergeser ke platform digital. Pelaku usaha mikro harus mampu beradaptasi agar tetap kompetitif,” ujarnya.
Selanjutnya dalam laporan kegiatan, Kepala Diskop UKM Amin Jumail melalui jajarannya menyampaikan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah dokumen pelaksanaan anggaran tahun 2026.
Ia menegaskan tujuan pelatihan mencakup empat hal utama, yakni, pertama meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam memanfaatkan digital marketing. Kedua memberikan pemahaman strategi pemasaran melalui media digital secara efektif dan efisien. Ketiga, melatih kemampuan pengelolaan keuangan usaha secara sederhana dan terstruktur. Serta terakhir, mendorong pelaku usaha mikro agar mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing.
Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung, antara lain: memperluas jangkauan pemasaran melalui platform digital, meningkatkan penjualan dan pendapatan, menata keuangan usaha agar lebih transparan, serta menyediakan data dasar untuk pengambilan keputusan bisnis. Selain itu, terbuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis ke tingkat yang lebih besar.
Sebanyak 30 peserta berasal dari berbagai kecamatan, di antaranya Luwuk (9 orang), Luwuk Utara (6 orang), Luwuk Selatan (3 orang), Pagimana (4 orang), Nambo (2 orang), Batui (2 orang), Batui Selatan (1 orang), Kasama (1 orang), Palangka (1 orang), dan Koili Barat (1 orang).
Materi yang diberikan mencakup Training Motivasi UKM Naik Kelas, Mastering Bisnis Roadmap, pemanfaatan ChatGPT untuk eksplorasi bisnis UMKM, strategi promosi dengan kecerdasan buatan, legalisasi usaha melalui NIB, serta praktik penggunaan Google My Business. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang pencatatan keuangan, perpajakan UKM, hingga solusi praktis pencatatan transaksi otomatis untuk bisnis online. Pelatihan menghadirkan enam narasumber, di antaranya Muhammad Hambali SE dan Muhammad Farid Ramli, SST, ACPA dari Sang Juara Organizer Makassar.(AP)

Komentar