Pesona objek wisata Kabupaten Banggai kian mengukuhkan posisinya sebagai magnet wisata, baik bagi pelancong domestik maupun mancanegara. Keindahan alam yang masih asri ini turut memikat rombongan Ikatan Persaudaraan Haji (IKA Haji) Gorontalo lulusan tahun 2025 yang tengah memanfaatkan momen libur panjang.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Jumat (15/5), momen libur panjang kali ini dimanfaatkan secara maksimal oleh para wisatawan asal Provinsi Gorontalo tersebut. Bagi mereka, agenda ini menjadi ajang silaturahmi yang bernilai, mengingat kesempatan untuk berkumpul bersama terbilang sangat jarang terjadi.
Salah satu wisatawan yang juga merupakan staf dari media terbesar di Provinsi Gorontalo (Gorontalo Post), Elvin, mengaku takjub dengan perkembangan kota yang juga disebut sebagai negeri Babasalan (singkatan 4 suku Banggai, Balantak, Saluan dan Andio).
Bagi Elvin, kunjungan ke Kota Luwuk, Banggai, bukanlah hal baru. Ia pernah menginjakkan kaki di kota ini saat peresmian Kantor Luwuk Post pada tahun 2011 silam. Namun, ia melihat perubahan yang sangat signifikan saat ini.
“Perubahan Kota Luwuk Banggai sangat maju, khususnya di sektor pariwisata. Air Terjun Piala yang selama ini sempat saya lihat di beberapa media sosial, akhirnya bisa saya datangi langsung hari ini,” ujar Elvin saat ditemui di lokasi wisata, Jumat (15/5).
Meski demikian, ia mengakui salah satu fase perjalanan menuju titik air terjun memberikan tantangan tersendiri. Akses jalan menuju Air Terjun Piala terbilang ekstrem saat ditempuh menggunakan mobil. Walau begitu, jalur yang memicu adrenalin tersebut justru memberikan pengalaman perjalanan yang terasa sangat menyatu dengan alam.
Selain memuji kondisi lingkungan Air Terjun Piala yang dinilainya masih terjaga dengan baik, ia pun turut mengagumi sejumlah objek wisata Kota Luwuk lainnya seperti kawasan wisata Kilometer Lima, Bukit Keles, serta Pemandian Salodik.
“Ternyata alamnya masih sangat alami dan airnya sangat dingin sekali, dengan panorama yang susah diucapkan dengan kata-kata,” tambahnya.
Elvin menambahkan, rombongannya yang berjumlah sembilan orang tersebut tidak hanya menyambangi Banggai, tetapi juga telah menjadwalkan kunjungan ke kabupaten tetangga untuk mengeksplorasi destinasi wisata populer lainnya, yakni Danau Paisupok di Banggai Kepulauan.
Melalui perjalanan wisata di dua kabupaten bersaudara ini, para peserta tidak hanya dapat menikmati liburan bersama keluarga, tetapi juga menjadi momen bernostalgia yang erat bagi keluarga besar IKA Haji Gorontalo 2025.
“Kabupaten Banggai sangat layak menjadi primadona wisata yang wajib untuk dikunjungi,” pungkas Elvin. (*/Ap)

Komentar