Rangkaian assessment lapangan (Visitasi) akreditasi Program Studi (Prodi) Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk resmi berakhir, Senin (2/11). Rektor Unismuh Luwuk, Dr. Sutrisno K. Djawa, SE., MM., menyampaikan apresiasi kepada tim assessor sekaligus menyatakan optimisme terhadap hasil penilaian tersebut.
Kegiatan penutupan berlangsung setelah assessment yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) sejak pagi hingga sore hari secara daring.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan terima kasih kepada kedua assessor, Prof. Dr. Abdul Razak Munir, SE., M.Si., M.Eng., KTKG., C.MP., CMA., dan Prof. Dr. Muri Herawati, Dr., A.Kom., M.Si., M.Sj., yang telah meluangkan waktu untuk melakukan evaluasi terhadap Prodi Bisnis Digital FEB Unismuh Luwuk.
“Atas nama rektor dan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Luwuk, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kedua assessor yang telah meluangkan waktu sejak pagi hingga sore untuk melaksanakan assessment lapangan Prodi Bisnis Digital,” ungkap Sutrisno.
Ia menyebutkan, berbagai proses verifikasi dan konfirmasi yang dilakukan tim assessor menjadi bahan evaluasi penting bagi universitas dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
“Kami berharap hasil assessment ini sesuai dengan harapan dan menjadi langkah menuju pencapaian akreditasi unggul. Sebagai pimpinan universitas, kami akan terus mendukung dan memfasilitasi penguatan budaya mutu di lingkungan Unismuh Luwuk, khususnya Prodi Bisnis Digital,” ujarnya.
Sementara itu, tim assessor menyampaikan apresiasi atas sambutan serta berbagai masukan dari pimpinan Unismuh Luwuk selama pelaksanaan assessment. Dalam penyampaian penutupnya, tim assessor juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses visitasi tersebut.
Assessment lapangan atau visitasi ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kualitas penyelenggaraan Prodi Bisnis Digital FEB Unismuh Luwuk, meliputi tata kelola program studi, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, sumber daya, serta berbagai dokumen pendukung akreditasi.
Bagi Unismuh Luwuk, pelaksanaan assessment tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya mutu dan melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Hasil evaluasi tim assessor diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan program studi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta daya saing lulusan di tengah perkembangan dunia usaha dan transformasi digital.
Dengan berakhirnya visitasi, Unismuh Luwuk selanjutnya menantikan hasil penilaian akreditasi Prodi Bisnis Digital FEB sebagai bagian dari upaya mencapai standar mutu pendidikan tinggi yang lebih baik. (and)

Komentar